Video Pesawat Terhantam Puing Antariksa, Astronaut China Gagal Pulang ke Bumi.
Video viral yang mengklaim pesawat astronaut China terhantam puing antariksa dan gagal pulang ke Bumi dipastikan hoaks. Simak fakta lengkapnya dari j-clarity.com.
Jakarta, JClarity – Sebuah video berdurasi singkat yang mengklaim merekam momen dramatis pesawat antariksa berawak milik Tiongkok terhantam puing antariksa dan menyebabkan kegagalan misi kepulangan astronaut ke Bumi, telah menyebar secara masif di berbagai platform media sosial dalam beberapa hari terakhir. Konten visual yang terlihat meyakinkan ini memicu kekhawatiran global dan spekulasi liar mengenai keselamatan program luar angkasa Tiongkok.
Setelah melakukan verifikasi mendalam terhadap sumber resmi dan data pelacakan objek antariksa, j-clarity.com memastikan bahwa klaim yang disebarkan oleh video tersebut adalah **tidak benar** atau **hoaks**. Insiden fatal yang digambarkan—termasuk kegagalan seorang taikonaut (astronaut Tiongkok) untuk kembali ke Bumi akibat tabrakan orbital—tidak pernah terjadi dan tidak didukung oleh laporan dari Otoritas Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA) maupun badan antariksa internasional seperti NASA atau ESA.
Analisis visual menunjukkan bahwa cuplikan yang beredar tersebut memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan simulasi komputer (CGI) beresolusi tinggi atau cuplikan yang diambil dari film bergenre fiksi ilmiah atau dokumenter simulasi. Para ahli antariksa mencatat tidak ada sinyal darurat resmi yang diterima dari Stasiun Luar Angkasa Tiangong, yang merupakan basis operasional utama bagi para astronaut Tiongkok di orbit rendah Bumi.
Sampai saat berita ini diturunkan, semua misi antariksa berawak Tiongkok yang sedang berlangsung atau baru saja selesai dilaporkan berjalan dengan sukses dan sesuai jadwal. Program luar angkasa Tiongkok dikenal sangat transparan dalam melaporkan pencapaian, namun mereka juga cepat tanggap dalam mengklarifikasi desas-desus atau berita palsu yang berpotensi merusak reputasi dan memicu kepanikan publik. Tidak adanya pernyataan resmi mengenai bencana fatal ini dari Beijing menjadi indikasi kuat bahwa video tersebut adalah disinformasi.
Oleh karena itu, j-clarity.com mengimbau masyarakat luas untuk selalu berhati-hati dan kritis dalam mengonsumsi informasi, terutama yang bersifat sensasional dan berasal dari sumber tidak terverifikasi di media sosial. Penyebaran video hoaks semacam ini tidak hanya meresahkan tetapi juga dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan antariksa yang faktual.