Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus.

Controversi perintah tak senonoh pada Maba saat PK2MB Unsri memicu investigasi internal rektorat. Panitia pelaksana terancam sanksi tegas hingga DO.

Palembang · Tuesday, 09 December 2025 18:00 WITA · Dibaca: 29
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus.

PALEMBANG, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) telah mengambil langkah serius dengan membentuk tim investigasi internal menyusul beredarnya kabar viral mengenai dugaan adanya perintah tak senonoh kepada mahasiswa baru (Maba) untuk berciuman dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) baru-baru ini.

Pihak Rektorat Unsri menyatakan bahwa kabar tersebut merupakan isu yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi. Dugaan praktik penyimpangan ini pertama kali mencuat setelah tangkapan layar, kesaksian lisan, dan unggahan di media sosial menyebar luas, menunjukkan adanya tugas kontroversial yang diberikan oleh panitia senior dalam salah satu rangkaian acara orientasi fakultas.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsri, dalam keterangan resminya, menegaskan bahwa praktik yang diduga terjadi tersebut jelas-jelas melanggar etika, norma kesusilaan, dan Pedoman Pelaksanaan PK2MB yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Unsri sendiri. Pihak kampus segera menindaklanjuti untuk mencari kebenaran fakta di lapangan agar tidak menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan tinggi.

Tim investigasi yang terdiri dari unsur Pimpinan Rektorat, Biro Kemahasiswaan, dan Dewan Kehormatan Etik saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah anggota panitia pelaksana dari organisasi mahasiswa terkait. Semua pihak yang diduga terlibat, baik sebagai pembuat perintah maupun pelaksana, akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

Unsri memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas jika tuduhan tersebut terbukti benar. Sanksi yang dipertimbangkan bervariasi, mulai dari pembekuan kegiatan organisasi mahasiswa yang bersangkutan, skorsing akademik, hingga sanksi terberat berupa Drop Out (DO) bagi mahasiswa senior yang terbukti menjadi otak di balik instruksi tidak etis tersebut. Pihak universitas juga mengimbau Maba dan orang tua untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk perpeloncoan yang melanggar norma.

Login IG