Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Unsri membekukan HIMATETA dan memeriksa 15 senior yang memaksa maba berciuman saat PKKMB 20 September 2025. Sanksi berat menanti pelaku perpeloncoan.

Palembang · Wednesday, 03 December 2025 18:00 WITA · Dibaca: 37
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

PALEMBANG, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) telah mengambil langkah tegas dengan membentuk tim investigasi terkait viralnya video yang memperlihatkan sejumlah mahasiswa baru (Maba) diduga dipaksa melakukan aksi saling cium kening sesama jenis oleh mahasiswa senior saat kegiatan pengenalan kampus pada Sabtu, 20 September 2025.

Insiden yang terjadi selama kegiatan orientasi di lingkungan Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATETA), Fakultas Pertanian Unsri tersebut, sontak menuai kecaman luas dari publik dan warganet setelah rekamannya beredar masif di berbagai platform media sosial. Pihak kampus memastikan bahwa tindakan yang dikategorikan sebagai perpeloncoan dan mengarah pada pelanggaran etika tersebut telah melanggar Surat Edaran Rektor tentang Ketentuan Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Sekretaris Unsri, Prof. Dr. Al Fitri, mengungkapkan bahwa tim investigasi telah dibentuk dan memanggil serta memeriksa sedikitnya 15 mahasiswa senior yang diduga terlibat sebagai panitia dan inisiator 'permainan' yang tidak pantas tersebut. Pihak universitas menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang bebas dari segala bentuk kekerasan, perpeloncoan, perundungan, dan pelecehan seksual.

Sebagai sanksi awal dan tindakan pencegahan, Unsri telah resmi membekukan kegiatan HIMATETA selama satu tahun ke depan. Selain sanksi terhadap organisasi, pihak kampus juga tidak segan-segan menjatuhkan sanksi akademik berat, termasuk potensi pemecatan atau skorsing, kepada individu mahasiswa yang terbukti melakukan pelanggaran berat dan mengganggu ranah privasi mahasiswa baru.

Keputusan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Unsri agar menjalankan kegiatan orientasi dengan mengacu pada nilai-nilai edukasi, etika, kesetaraan, dan tanggung jawab, serta menjauhkan diri dari praktik senioritas yang merugikan. Kasus ini kini berada di bawah penanganan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Unsri untuk ditindaklanjuti secara mendalam.

Login IG