Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus.

Unsri membentuk tim investigasi dan Satgas PPKPT usai viral video mahasiswa baru disuruh saling cium saat kegiatan kampus. HIMATETA dibekukan setahun. Sanksi menanti.

PALEMBANG · Tuesday, 02 December 2025 18:00 WITA · Dibaca: 31
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus.

PALEMBANG, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) secara resmi membentuk tim investigasi untuk menindaklanjuti viralnya video yang menampilkan mahasiswa baru (maba) Program Studi Teknologi Pertanian diminta untuk melakukan aksi saling cium kening oleh senior mereka dalam sebuah kegiatan di luar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) resmi.

Insiden yang memicu kecaman publik tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 20 September 2025, di Kampus Unsri Indralaya, Ogan Ilir, saat Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATETA) menggelar kegiatan 'praklining' atau bersih-bersih. Rekaman berdurasi 25 detik yang beredar luas di media sosial menunjukkan sejumlah maba duduk berpasangan dan diperintahkan untuk mencium kening teman mereka, yang diduga merupakan bagian dari 'permainan' yang diinisiasi oleh panitia.

Sekretaris Unsri, Prof. Alfitri, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa tindakan perpeloncoan, kekerasan, maupun pelecehan dalam bentuk apapun tidak dapat ditoleransi di lingkungan kampus. Pihak universitas telah mengambil langkah tegas dengan memanggil dan memeriksa 15 mahasiswa yang terlibat sebagai panitia pelaksana kegiatan tersebut.

Sebagai respons awal, Pimpinan Fakultas Pertanian telah membekukan sementara aktivitas HIMATETA selama satu tahun ke depan. Selain itu, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Unsri juga diturunkan untuk melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan adanya perundungan atau pelecehan yang terjadi.

Salah satu senior yang terlibat, Endi Wilandra, mengakui bahwa ide 'permainan' tersebut muncul dari dirinya bersama seorang alumni dan panitia telah menyampaikan permintaan maaf atas keteledoran yang tidak berpikir panjang. Meskipun ada klaim awal bahwa aksi tersebut tidak dipaksakan, pihak Unsri memastikan akan memberikan sanksi yang sesuai, mulai dari teguran, pembinaan, hingga skorsing, jika hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran berat terhadap aturan kampus.

Unsri juga mengingatkan seluruh mahasiswa baru untuk tidak melayani ajakan yang mengarah pada tindak kekerasan, perpeloncoan, perundungan, pelecehan seksual, dan intoleransi, sesuai dengan Surat Edaran Rektor tentang Ketentuan Pelaksanaan PKKMB. Kampus berjanji untuk mengevaluasi prosedur perizinan kegiatan kemahasiswaan dan meningkatkan pendampingan demi memastikan setiap kegiatan berlandaskan nilai edukasi, etika, kesetaraan, dan tanggung jawab.

Login IG