Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang meluncurkan investigasi mendalam terkait dugaan instruksi tidak pantas, termasuk disuruh berciuman, kepada mahasiswa baru saat orientasi. Pihak rektorat mengambil langkah tegas.

Palembang · Wednesday, 19 November 2025 12:00 WITA · Dibaca: 16
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Palembang, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) secara resmi meluncurkan investigasi menyeluruh menyikapi laporan yang beredar luas di publik terkait dugaan adanya instruksi tidak etis dan tindakan yang merendahkan martabat, termasuk perintah berciuman, kepada sejumlah mahasiswa baru (Maba) dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus atau ospek.

Langkah tegas ini diambil oleh pihak Rektorat Unsri setelah mencuatnya keluhan dan dugaan pelanggaran berat terhadap Pedoman Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsri menyatakan bahwa tim investigasi internal telah dibentuk untuk segera memanggil dan memeriksa seluruh pihak terkait, baik dari panitia pelaksana kegiatan, senior yang diduga terlibat, maupun Maba yang menjadi korban atau saksi.

“Unsri tidak akan menoleransi segala bentuk perpeloncoan, kekerasan verbal, maupun fisik, apalagi tindakan yang mengarah pada pelecehan atau pelanggaran moralitas di lingkungan kampus,” ujar [Kepala Humas atau Pejabat Rektorat yang relevan]. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan orientasi harus berpedoman pada nilai-nilai edukasi dan etika. Apabila hasil investigasi membuktikan adanya instruksi paksaan untuk berciuman atau tindakan tidak senonoh lainnya, sanksi berat akan diterapkan.

Sanksi yang mungkin dikenakan kepada oknum mahasiswa senior atau panitia yang terbukti bersalah dapat berupa sanksi akademik, skorsing, pembatalan kepanitiaan, hingga sanksi administratif terberat sesuai dengan peraturan universitas yang berlaku. Pihak Rektorat menambahkan bahwa komitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bermartabat adalah prioritas utama.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kegiatan orientasi mahasiswa di seluruh perguruan tinggi. Pihak Unsri berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap seluruh mekanisme kepanitiaan kegiatan mahasiswa untuk memastikan bahwa insiden serupa, yang mencederai citra pendidikan tinggi, tidak terulang di masa mendatang. Mahasiswa diimbau untuk berani melapor jika menemukan praktik ospek yang menyimpang atau intimidatif.

Login IG