Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Unsri tengah menyelidiki dugaan mahasiswa baru dipaksa berciuman saat Ospek. Rektorat membentuk tim khusus dan janji berikan sanksi tegas.

Palembang · Saturday, 25 October 2025 09:00 WITA · Dibaca: 41
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Palembang, JClarity – Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) secara resmi membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri dugaan tindak indisipliner dan pelecehan yang terjadi selama kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) atau Ospek tahun akademik ini. Dugaan serius yang tengah diselidiki adalah adanya perintah dari oknum panitia atau senior kepada mahasiswa baru untuk melakukan adegan tidak senonoh, termasuk berciuman, di lingkungan kampus.

Isu ini mencuat ke publik setelah beredar luas di media sosial mengenai praktik-praktik tidak pantas yang dilakukan selama kegiatan orientasi. Laporan yang diterima oleh pihak rektorat menyebutkan bahwa beberapa mahasiswa baru merasa tertekan dan trauma akibat serangkaian "hukuman" dan instruksi yang melanggar norma kesusilaan dan etika akademik, dengan salah satunya adalah perintah untuk melakukan kontak fisik yang intim di hadapan umum.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsri, [Nama Jabatan/Inisial Pejabat], menegaskan bahwa universitas mengambil langkah tegas dan cepat menanggapi laporan ini. "Kami tidak akan mentolerir segala bentuk perpeloncoan, kekerasan, apalagi tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual atau pelanggaran etika kampus. Tim investigasi sudah bekerja dan akan memanggil semua pihak yang terlibat, baik panitia, senior yang diduga memberi instruksi, maupun mahasiswa baru yang menjadi korban," ujarnya dalam konferensi pers, [Tanggal Terkini].

Penyelidikan mendalam ini difokuskan untuk mengumpulkan bukti-bukti faktual, termasuk keterangan saksi dan rekaman visual jika ada. Unsri berkomitmen penuh untuk menjamin transparansi proses ini. Apabila hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran berat, oknum mahasiswa atau sivitas akademika yang bersalah akan dikenakan sanksi akademik terberat, mulai dari skorsing hingga sanksi pemecatan atau dikeluarkan dari universitas.

Peristiwa ini menjadi catatan merah bagi pelaksanaan Ospek di perguruan tinggi. Unsri mengimbau kepada seluruh mahasiswa baru untuk berani melapor jika menemukan atau mengalami tindakan yang merugikan. Universitas juga kembali mengingatkan bahwa PK2MB harusnya menjadi ajang edukatif untuk mengenalkan budaya akademik, bukan ajang perpeloncoan atau tindakan yang merusak mental dan moral mahasiswa.

Login IG