Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Unsri membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan tindakan tidak etis di mana mahasiswa baru diminta berciuman kening saat pengenalan kampus non-formal. Himateta dibekukan.

Palembang · Monday, 20 October 2025 16:00 WITA · Dibaca: 59
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Palembang, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) telah mengambil langkah tegas dengan membentuk tim investigasi guna mengusut tuntas dugaan tindakan perpeloncoan dan pelecehan tidak etis yang melibatkan mahasiswa baru (Maba) selama kegiatan pengenalan kampus non-formal. Tindakan tersebut mencuat ke publik setelah viralnya sebuah video yang memperlihatkan Maba diminta saling berciuman kening oleh senior mereka.

Peristiwa yang mencoreng nama baik institusi pendidikan tinggi ini dilaporkan terjadi di kampus Unsri, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, pada Sabtu, 20 September 2025, dalam sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) Unsri. Video berdurasi pendek tersebut menampilkan sejumlah mahasiswa baru yang dikumpulkan dan dipaksa untuk melakukan aksi saling mencium kening di hadapan para senior dan mahasiswa lainnya, yang kemudian menuai kecaman luas dari masyarakat dan warganet.

Menanggapi polemik tersebut, pihak Rektorat Unsri, melalui Sekretaris Unsri Prof. Alfitri, mengonfirmasi bahwa kegiatan tersebut bukanlah bagian dari Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) resmi universitas. Pihak kampus menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, perpeloncoan, perundungan, maupun pelecehan seksual tidak dapat ditoleransi di lingkungan akademik.

Sebagai sanksi awal, Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) secara resmi telah dibekukan sementara kegiatannya selama satu tahun ke depan. Lebih lanjut, tim investigasi yang dibentuk telah memanggil sekitar 15 mahasiswa senior yang diduga terlibat dalam aksi tersebut untuk dimintai keterangan. Selain itu, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Unsri juga telah diterjunkan untuk menginvestigasi lebih lanjut para terduga pelaku perundungan.

Apabila terbukti melanggar aturan, pihak kampus memastikan akan menjatuhkan sanksi disiplin kepada para mahasiswa senior yang terlibat, mulai dari teguran tertulis, pembinaan, hingga skorsing atau pemberhentian sesuai dengan tingkat kesalahan dan peraturan universitas yang berlaku. Langkah ini diambil sebagai komitmen Unsri untuk menjaga etika dan moral akademik, serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Login IG