Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

Unsri bergerak cepat mengusut insiden viral Maba dipaksa berciuman saat pengenalan kampus. Himateta dibekukan dan 15 mahasiswa diperiksa. Sanksi tegas menanti.

Palembang · Tuesday, 07 October 2025 20:00 WITA · Dibaca: 47
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus

PALEMBANG, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) tengah mengusut tuntas insiden viral yang melibatkan mahasiswa baru (Maba) Fakultas Pertanian yang diduga dipaksa berciuman, atau mencium kening, oleh senior mereka saat kegiatan pengenalan kampus. Peristiwa yang terjadi di luar kegiatan resmi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ini telah memicu kecaman luas dari publik dan dinilai sebagai praktik perpeloncoan serta pelecehan di lingkungan akademik.

Insiden tersebut terungkap setelah sebuah video berdurasi pendek yang memperlihatkan puluhan Maba Program Studi Teknologi Pertanian diminta berpasangan dan saling mencium—sebagian sumber menyebut mencium kening—saat kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) viral di media sosial pada akhir September 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 September 2025 itu disebut sebagai 'acara tambahan' setelah kegiatan bersih-bersih yang awalnya diizinkan pihak kampus.

Menanggapi kehebohan ini, pihak Unsri segera membentuk tim investigasi untuk mendalami kasus tersebut. Kepala Kantor Humas dan Protokol Unsri, Nurly Meilinda, membenarkan adanya insiden tersebut dan menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan senior tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai edukasi, etika, dan tanggung jawab yang dijunjung kampus. Tim investigasi telah memanggil dan memeriksa 15 mahasiswa, baik senior maupun mahasiswa baru, untuk mengumpulkan keterangan.

Sebagai langkah awal dan bentuk pertanggungjawaban, Unsri telah menjatuhkan sanksi tegas berupa pembekuan sementara (skorsing) terhadap organisasi Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) selama satu tahun ke depan. Pihak universitas memastikan akan memberikan sanksi akademik yang proporsional, mulai dari teguran hingga skorsing, kepada mahasiswa yang terbukti bersalah dan melanggar aturan.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unsri menyatakan bahwa kampus akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua prosedur perizinan kegiatan kemahasiswaan dan meningkatkan pendampingan. Unsri berkomitmen untuk memastikan semua kegiatan mahasiswa mengacu pada nilai-nilai yang menjunjung tinggi etika dan kesetaraan guna mencegah terulangnya insiden perpeloncoan atau kekerasan di masa mendatang.

Login IG