Pendidikan

Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus.

Unsri bentuk tim investigasi usut insiden viral mahasiswa baru disuruh saling berciuman saat Ospek Himateta. 15 mahasiswa senior diperiksa dan organisasi dibekukan.

Palembang · Monday, 06 October 2025 19:00 WITA · Dibaca: 21
Unsri Investigasi Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus.

PALEMBANG, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) mengambil langkah tegas dengan membentuk tim investigasi guna mengusut tuntas insiden viral dugaan perpeloncoan yang meminta mahasiswa baru (Maba) untuk saling berciuman atau mencium kening teman mereka saat kegiatan pengenalan kampus. Video yang memperlihatkan aksi tidak etis ini beredar luas di media sosial dan memicu kecaman publik, memaksa pihak universitas segera bertindak.

Insiden tersebut diketahui terjadi dalam rangkaian kegiatan orientasi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) Unsri pada Sabtu, 20 September 2025, di kawasan kampus Indralaya, Ogan Ilir. Rekaman berdurasi singkat yang viral menunjukkan sejumlah mahasiswa baru diposisikan duduk berpasangan, baik laki-laki maupun perempuan, dan kemudian diperintahkan untuk mencium kening teman mereka.

Wakil Rektor Unsri menyatakan bahwa pihak kampus telah menyerahkan persoalan ini kepada Satuan Tugas (Satgas) Anti Kekerasan Seksual dan tim independen yang dibentuk untuk menjaring fakta dan data dari korban maupun saksi. Hingga saat ini, sebanyak 15 mahasiswa yang terlibat dalam kepanitiaan, termasuk dari unsur senior, telah dipanggil dan diperiksa secara intensif oleh tim investigasi.

Menanggapi kekhawatiran orang tua dan publik atas perlakukan yang dinilai tidak etis dan melanggar privasi, Rektorat Unsri menjamin akan memberikan sanksi yang jelas kepada para pelaku yang terbukti menyalahi aturan. Sanksi yang dipertimbangkan berkisar dari teguran keras hingga skorsing akademik, bergantung pada tingkat pelanggaran yang ditemukan oleh tim investigasi.

Sebagai langkah awal dan respons cepat, pihak universitas juga telah menjatuhkan sanksi pembekuan sementara terhadap kegiatan Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) selama satu tahun ke depan. Ketua Umum Himateta, Ivandi Cesario Amar, secara terbuka telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi dan menyatakan kesediaan organisasinya untuk menerima konsekuensi dari pihak kampus. Unsri juga berencana mengevaluasi seluruh prosedur perizinan kegiatan kemahasiswaan dan meningkatkan pendampingan untuk memastikan seluruh kegiatan mengacu pada nilai-nilai edukasi, etika, dan kesetaraan, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan maupun kekerasan.

Login IG