Unsri Investigasi Dugaan Mahasiswa Baru Disuruh Berciuman saat Pengenalan Kampus
Unsri membentuk tim investigasi dan memeriksa 15 mahasiswa senior terkait dugaan Maba disuruh ciuman saat pengenalan kampus di Indralaya. HIMATETA dibekukan.
Palembang, JClarity – Universitas Sriwijaya (Unsri) mengambil langkah tegas dengan membentuk tim investigasi terkait viralnya video yang memperlihatkan dugaan mahasiswa baru (Maba) disuruh saling berciuman oleh seniornya dalam sebuah kegiatan pengenalan kampus. Peristiwa yang terjadi di Kampus Indralaya, Ogan Ilir, ini telah menuai kecaman luas dari publik dan dianggap sebagai bentuk perpeloncoan yang melanggar nilai-nilai akademik dan etika.
Dugaan tindakan tidak etis tersebut terungkap melalui video berdurasi pendek yang viral di media sosial pada sekitar Senin, 22 September 2025. Dalam rekaman tersebut, sejumlah Maba terlihat dikumpulkan di lapangan dan dipasangkan, lalu disuruh untuk saling mencium kening oleh kakak tingkat dari Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATETA). Kejadian ini dilaporkan berlangsung pada Sabtu, 20 September 2025.
Sekretaris Unsri, Prof. Aidil Fitri, mengonfirmasi bahwa pihak universitas telah menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil dan memeriksa 15 mahasiswa senior yang diduga menjadi pelaku. Proses klarifikasi ini juga melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Unsri. Pihak kampus memastikan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, perundungan, atau pelecehan seksual di lingkungan akademiknya.
Sebagai sanksi awal atas pelanggaran berat yang ditemukan, Universitas Sriwijaya telah membekukan kegiatan HIMATETA selama satu tahun ke depan. Pembekuan ini merupakan langkah awal sambil menunggu hasil investigasi komprehensif. Prof. Aidil Fitri menegaskan bahwa jika terbukti ada pelanggaran berat, universitas tidak akan segan menjatuhkan sanksi akademik kepada para pelaku, yang dapat berupa teguran, pembinaan, hingga skorsing.
Ketua Umum HIMATETA dan senior yang terlibat telah muncul memberikan klarifikasi, mengakui adanya kegiatan tersebut. Salah satu senior bahkan menyebut ide untuk meminta Maba berciuman kening datang dari seorang alumni. Pihak universitas saat ini juga tengah mengevaluasi seluruh prosedur perizinan kegiatan organisasi kemahasiswaan untuk memperketat pendampingan dan memastikan setiap kegiatan berlandaskan nilai-nilai edukasi, kesetaraan, dan tanggung jawab.