Sains

Temuan Baru NASA di Bulan Saturnus Ungkap Potensi Kehidupan di Luar Bumi.

Analisis data Cassini NASA di Bulan Saturnus, Enceladus, temukan molekul organik kompleks baru. Ini menguatkan potensi kehidupan di luar Bumi.

Jakarta · Saturday, 11 October 2025 18:00 WITA · Dibaca: 22
Temuan Baru NASA di Bulan Saturnus Ungkap Potensi Kehidupan di Luar Bumi.

JAKARTA, JClarity – Sebuah analisis ulang terhadap data arsip dari wahana antariksa Cassini milik NASA baru-baru ini telah mengungkap penemuan penting, berupa molekul organik kompleks baru dalam semburan es dari bulan Saturnus, Enceladus. Temuan ini secara signifikan meningkatkan potensi Enceladus sebagai dunia lautan yang layak huni dan berpotensi menampung kehidupan di luar Bumi.

Penelitian terbaru, yang diterbitkan pada awal Oktober 2025 di jurnal bergengsi Nature Astronomy, berfokus pada data yang dikumpulkan Cassini selama penerbangan jarak dekat dan berkecepatan tinggi pada tahun 2008. Para ilmuwan menganalisis butiran es 'segar' yang baru terlontar dari retakan di dekat kutub selatan Enceladus, yang dikenal sebagai 'garis harimau', sebelum butiran tersebut sempat rusak oleh radiasi ruang angkasa.

Tim peneliti internasional, yang dipimpin oleh Dr. Nozair Khawaja dari Freie Universität Berlin, menggunakan instrumen Cosmic Dust Analyzer (CDA) Cassini untuk mengidentifikasi berbagai senyawa organik baru, termasuk fragmen yang mengindikasikan adanya aromatik, ester, eter, dan alkena. Penemuan ini melengkapi temuan sebelumnya dan menunjukkan bahwa lautan bawah permukaan Enceladus memiliki 'inventaris organik' yang kaya, yang merupakan bahan baku utama untuk biologi.

“Kami yakin bahwa molekul-molekul ini berasal dari lautan bawah permukaan Enceladus, yang secara substansial meningkatkan potensi kelayakhunian bulan ini,” ujar Dr. Khawaja. Selain air cair dan energi (yang disimpulkan dari aktivitas hidrotermal di dasar laut), Enceladus kini diketahui memiliki kompleksitas molekul prebiotik yang diperlukan untuk memulai reaksi kimia kehidupan.

Walaupun temuan ini belum membuktikan adanya kehidupan biologis, para ahli berpendapat bahwa Enceladus kini memiliki semua elemen yang dibutuhkan: air, energi, dan molekul organik kompleks. Kehadiran butiran silika kecil dan hidrogen molekuler yang terdeteksi sebelumnya menguatkan hipotesis adanya ventilasi hidrotermal di dasar laut bulan tersebut, lingkungan yang diyakini sebagai tempat munculnya kehidupan di Bumi.

Temuan ini semakin mendesak perlunya misi khusus di masa depan, seperti yang dipertimbangkan oleh European Space Agency (ESA), untuk terbang melalui semburan Enceladus dan mendarat untuk mencari biosignatures — tanda-tanda tidak langsung adanya kehidupan — di dunia lautan yang menarik ini.

Login IG