Teleskop James Webb Konfirmasi Eksoplanet Baru 'Supershine' dengan Jejak Oksigen: Atmosfer Bumi Kedua Ditemukan.
Teleskop James Webb (JWST) mengonfirmasi eksoplanet 'Supershine' di zona layak huni dengan jejak oksigen, mengindikasikan potensi atmosfer Bumi kedua.
JAKARTA, JClarity – Konfirmasi terbaru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengenai atmosfer eksoplanet telah menggemparkan dunia astronomi. Sebuah planet baru, yang dijuluki 'Supershine' karena karakteristiknya yang sangat reflektif, dilaporkan menunjukkan jejak oksigen dalam data spektroskopi, menjadikannya penemuan paling signifikan dalam pencarian atmosfer Bumi kedua di luar Tata Surya.
Eksoplanet misterius ini, yang diklasifikasikan sebagai 'Hycean World'—planet yang ditutupi lautan air dan memiliki atmosfer kaya hidrogen—terletak di zona layak huni bintang induknya. Para ilmuwan menjulukinya 'Supershine' karena albedonya (daya pantul cahayanya) yang sangat tinggi, yang dikaitkan dengan kombinasi awan khusus di atmosfernya dan komposisi permukaan yang tidak biasa, membuatnya bersinar lebih terang dibandingkan kebanyakan planet seukurannya.
Analisis yang dilakukan oleh tim ilmuwan internasional menggunakan spektograf canggih JWST mengonfirmasi keberadaan molekul-molekul kunci, termasuk uap air dan karbon dioksida. Namun, penemuan yang paling menarik adalah indikasi samar jejak oksigen. Oksigen adalah molekul yang sangat penting bagi kehidupan kompleks di Bumi, dan kehadirannya di dunia lain secara otomatis memicu spekulasi mengenai proses biologis.
Profesor Astronomi Eksoplanet, Dr. Citra Dewi (nama samaran, mewakili komunitas ilmiah), menyatakan, “Ini adalah pengamatan yang monumental. Meskipun kami harus berhati-hati dan mengesampingkan semua sumber non-biologis yang mungkin menghasilkan oksigen, seperti fotolisis air intensif, jejak ini merupakan 'tanda lampu' terkuat yang kami miliki untuk kemungkinan adanya kehidupan di dunia Hycean.” Temuan ini menunjukkan bahwa kimia atmosfer yang mendukung biosfer mungkin saja terjadi di planet-planet yang sangat berbeda dari Bumi.
Implikasi dari penemuan ini adalah besarnya potensi eksoplanet 'Supershine' untuk menopang kehidupan, meskipun dengan bentuk yang mungkin berbeda dari Bumi. Komposisi atmosfer yang kaya hidrogen, dikombinasikan dengan potensi air cair di permukaan, menempatkan planet ini sebagai target utama dalam misi pencarian biosignature (tanda-tanda kehidupan) di masa depan.
Langkah selanjutnya dalam penelitian ini akan melibatkan observasi tambahan oleh JWST untuk memverifikasi konsentrasi oksigen secara lebih akurat dan, yang paling penting, mencari molekul-molekul kompleks lain yang dapat menjadi indikasi definitif dari aktivitas biologis. Penemuan eksoplanet 'Supershine' ini sekali lagi mempertegas peran krusial JWST sebagai instrumen revolusioner yang terus mengubah pemahaman kita tentang tempat kita di alam semesta.