Sains

Studi: Infeksi Covid-19 Picu Masalah Jantung Anak, Vaksin Tidak.

Studi skala besar terbaru menemukan bahwa risiko masalah jantung serius, seperti miokarditis, jauh lebih tinggi pada anak setelah infeksi Covid-19 daripada setelah vaksinasi.

JAKARTA · Saturday, 08 November 2025 04:00 WITA · Dibaca: 48
Studi: Infeksi Covid-19 Picu Masalah Jantung Anak, Vaksin Tidak.

JAKARTA, JClarity – Sebuah studi berskala besar yang melibatkan hampir 14 juta anak di Inggris memperkuat bukti ilmiah bahwa risiko komplikasi jantung serius jauh lebih tinggi setelah infeksi Covid-19, dibandingkan dengan setelah menerima vaksin Covid-19. Hasil penelitian ini secara tegas menepis kekhawatiran yang meluas di masyarakat terkait keamanan vaksinasi pada anak dan remaja.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal medis bergengsi, The Lancet Child and Adolescent Health, menganalisis catatan kesehatan anonim anak dan remaja berusia 5 hingga 18 tahun di Inggris. Data yang dikaji mencakup periode dari Januari 2020 hingga Desember 2022, menjadikannya upaya riset terbesar sejenisnya.

Temuan utama studi menunjukkan bahwa infeksi SARS-CoV-2 (virus penyebab Covid-19) meningkatkan risiko kondisi inflamasi dan vaskular langka, termasuk peradangan otot jantung (miokarditis) dan selaput jantung (perikarditis). Risiko ini tercatat paling tinggi dalam empat minggu pertama setelah diagnosis dan tetap meningkat hingga satu tahun setelah infeksi.

Secara spesifik, para peneliti memperkirakan bahwa selama periode enam bulan, infeksi Covid-19 memicu sekitar 2,24 kasus tambahan miokarditis atau perikarditis per 100.000 anak dan remaja. Angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan risiko setelah vaksinasi.

Sebaliknya, setelah menerima dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech, peningkatan risiko miokarditis atau perikarditis hanya tercatat sekitar 0,85 kasus tambahan per 100.000 anak. Para peneliti juga mencatat bahwa peningkatan risiko terkait vaksinasi bersifat jangka pendek, hanya terlihat dalam empat minggu pertama, sebelum akhirnya kembali normal.

Profesor Angela Wood, salah satu peneliti utama dari Jaringan Regional Cambridge HDR UK, menekankan bahwa meskipun komplikasi serius ini sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja secara umum, temuan ini memperkuat bukti bahwa vaksinasi tetap merupakan pilihan yang lebih aman untuk melindungi anak dari risiko jantung.

Selain masalah peradangan jantung, infeksi Covid-19 juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kondisi lain yang berhubungan dengan pembuluh darah dan peradangan, seperti trombosis (pembekuan darah) dan trombositopenia (tingkat trombosit rendah). Para ilmuwan dari University of Cambridge, University of Edinburgh, dan University College London yang memimpin penelitian ini berharap data ini dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dan orang tua dalam mengambil keputusan mengenai vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak mereka.

Login IG