Studi: Cokelat Kaya Flavanol Lindungi Pembuluh Darah dari Efek Duduk Terlalu Lama.
Studi baru menemukan cokelat kaya flavanol efektif melindungi pembuluh darah (FMD) dari efek penurunan fungsi akibat duduk terlalu lama. Relevan bagi pekerja kantoran.
Jakarta, JClarity – Gaya hidup sedentari, khususnya kebiasaan duduk terlalu lama, telah lama diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Namun, kabar baik datang dari dunia nutrisi: sebuah studi ilmiah menemukan bahwa konsumsi cokelat yang kaya akan flavanol dapat membantu melindungi fungsi pembuluh darah dari dampak negatif kebiasaan ini.
Penelitian yang bertujuan untuk mengukur efek akut asupan kakao kaya flavanol terhadap fungsi vaskular setelah periode duduk berkepanjangan ini menyoroti potensi senyawa bioaktif dalam makanan tertentu untuk memitigasi risiko kesehatan harian. Temuan ini sangat relevan bagi pekerja kantoran, pengemudi, atau siapa saja yang terikat pada kursi selama berjam-jam.
Para peneliti, dalam studi mereka, memfokuskan pada pengukuran dilatasi yang dimediasi aliran darah atau *Flow-Mediated Dilation* (FMD), indikator penting kesehatan pembuluh darah yang menunjukkan kemampuan arteri untuk melebar. Diketahui bahwa duduk tanpa bergerak selama tiga jam dapat mengurangi fungsi FMD secara signifikan, yang merupakan tanda awal kerusakan vaskular.
Subjek yang mengonsumsi minuman cokelat dengan konsentrasi flavanol tinggi menunjukkan hasil yang secara signifikan lebih baik. Fungsi FMD mereka relatif terjaga dan mengalami penurunan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi minuman kakao dengan kandungan flavanol rendah atau kelompok plasebo. Flavanol, yang merupakan jenis antioksidan, diyakini bekerja dengan meningkatkan ketersediaan oksida nitrat (NO) dalam tubuh. Oksida nitrat adalah molekul sinyal yang esensial untuk relaksasi dan pelebaran pembuluh darah.
Meskipun demikian, para ahli mengingatkan bahwa temuan ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan konsumsi cokelat secara berlebihan sebagai solusi tunggal. Penting untuk dicatat bahwa cokelat yang digunakan dalam penelitian ini adalah formulasi khusus yang sangat kaya flavanol, bukan cokelat batangan manis biasa yang sering mengandung gula dan lemak tinggi.
Penelitian ini memperkuat rekomendasi umum bahwa nutrisi yang tepat dapat berfungsi sebagai strategi tambahan dalam pencegahan penyakit. Bagi masyarakat, pesan utamanya tetaplah pentingnya untuk memutus periode duduk setiap 30 hingga 60 menit dengan berdiri, meregangkan tubuh, atau berjalan sebentar, dan mempertimbangkan asupan makanan yang kaya antioksidan, termasuk kakao murni, sebagai bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan.