Spesies Dinosaurus Pemakan Tumbuhan Baru Ditemukan di New Mexico.
Penemuan spektakuler spesies dinosaurus pemakan tumbuhan baru, Ahshiselsaurus wimani, di New Mexico memberikan wawasan baru tentang periode Kapur Akhir.
Jakarta, JClarity – Tim paleontolog internasional yang dipimpin oleh peneliti dari New Mexico Museum of Natural History & Science (NMMNHS) mengumumkan penemuan spesies dinosaurus pemakan tumbuhan jenis baru. Spesies raksasa berparuh bebek (hadrosaurid) ini diidentifikasi dari fosil yang digali di New Mexico, Amerika Serikat, dan diberi nama Ahshiselsaurus wimani.
Penemuan spektakuler ini, yang rinciannya dipublikasikan baru-baru ini dalam Bulletin of the New Mexico Museum of Natural History and Science, menambah pemahaman baru mengenai ekosistem Amerika Utara selama periode Kapur Akhir, sekitar 75 juta tahun yang lalu. Ahshiselsaurus wimani diperkirakan memiliki panjang lebih dari 10 meter (35 kaki) dan berat mencapai lebih dari sembilan ton, menjadikannya herbivora yang mendominasi lanskap saat itu.
Fosil dinosaurus ini awalnya ditemukan di Ah-shi-sle-pah Wilderness di San Juan County, New Mexico barat laut, pada tahun 1916. Namun, selama beberapa dekade, fosil tersebut salah diklasifikasikan sebagai Kritosaurus navajovius, hadrosaurid lain yang sudah dikenal. Analisis ulang yang cermat oleh tim peneliti menunjukkan adanya perbedaan penting pada tengkorak dan struktur lainnya, mengonfirmasi bahwa fosil tersebut mewakili genus dan spesies yang sama sekali baru.
Dr. Anthony Fiorillo, Direktur Eksekutif NMMNHS dan salah satu penulis pendamping dalam makalah tersebut, menekankan pentingnya kolaborasi penelitian. "Penemuan seperti ini mengingatkan kita bahwa sains adalah sebuah komunitas. Tim kami yang terdiri dari peneliti di lima institusi dan dua negara dapat membangun penelitian yang dimulai hampir seabad yang lalu dan kini memajukan pemahaman kita tentang seperti apa negara bagian kita selama Periode Kapur Akhir," ujarnya.
Rekan kerjanya, Kurator Paleontologi NMMNHS Dr. Spencer Lucas, menambahkan bahwa New Mexico tampaknya terus menyimpan kejutan paleontologis. "Tampaknya ahli paleontologi menemukan dinosaurus baru di New Mexico setiap beberapa bulan. Hadrosaur baru ini hanya menambah keyakinan saya bahwa masih banyak sekali dinosaurus baru di luar sana yang menunggu untuk digali," kata Dr. Lucas. Ahshiselsaurus, yang merupakan kerabat dari dinosaurus terkenal seperti Parasaurolophus, diyakini tidak memiliki jambul kepala khas yang dimiliki oleh beberapa hadrosaurid lain.