Sains

Siklon Senyar Tembus Malaysia, 10 Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Badai Dua Hari.

BMKG merilis peringatan dini Siklon Tropis Senyar yang bergerak ke Malaysia. 10 wilayah Indonesia disiagakan menghadapi hujan lebat, badai, dan gelombang tinggi dua hari.

Jakarta · Friday, 28 November 2025 18:00 WITA · Dibaca: 28
Siklon Senyar Tembus Malaysia, 10 Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Badai Dua Hari.

Jakarta, JClarity – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem menyusul perkembangan signifikan dari Siklon Tropis Senyar yang dilaporkan telah memasuki wilayah perairan Malaysia. Meskipun pusat siklon tidak melewati teritorial Indonesia, dampak ikutan atau periferal dari Siklon Senyar diperkirakan akan memicu peningkatan intensitas hujan lebat, angin kencang, dan potensi badai di setidaknya 10 wilayah di Indonesia selama dua hari ke depan.

Kepala BMKG, dalam konferensi pers virtual, menjelaskan bahwa Siklon Senyar terdeteksi bergerak ke arah Barat Laut mendekati Semenanjung Malaysia, namun radius awan konvektifnya yang luas berpotensi menarik massa udara lembap dari wilayah Indonesia, khususnya di bagian utara dan barat. “Pusaran Siklon Senyar akan meningkatkan kecepatan angin di Selat Malaka, Perairan Natuna, dan Laut Cina Selatan, yang secara langsung berimbas pada gelombang tinggi serta hujan deras sporadis di wilayah pesisir,” jelasnya.

Sepuluh wilayah yang ditetapkan dalam status Siaga atau Waspada bencana hidrometeorologi akibat dampak tidak langsung Siklon Senyar ini meliputi: Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Utara (Pesisir Timur), Aceh (Pesisir Utara dan Timur), Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Perairan Natuna, dan Selat Karimata. BMKG mendesak masyarakat di wilayah tersebut untuk mewaspadai potensi bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Periode kritis yang diwaspadai adalah mulai hari ini hingga dua hari ke depan. Selain intensitas hujan yang dapat mencapai level lebat hingga sangat lebat, masyarakat yang beraktivitas di sektor maritim diimbau menunda pelayaran. Ketinggian gelombang di beberapa perairan yang berdekatan dengan pusat siklon diprediksi dapat mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, sangat berbahaya bagi kapal-kapal kecil dan nelayan tradisional.

Otoritas terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di 10 wilayah tersebut, telah diinstruksikan untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan operasional. Masyarakat diminta untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi hanya melalui kanal-kanal BMKG dan menghindari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi mengenai pergerakan Siklon Senyar.

Login IG