Keuangan

Rekor Lagi, Harga Emas Antam Tembus Rp2,250 Juta per Gram Hari Ini

Harga emas batangan Antam mencetak rekor fantastis, menembus Rp2.250.000 per gram. Kenaikan dipicu ketidakpastian global dan pelemahan Rupiah yang berkelanjutan.

Jakarta · Monday, 06 October 2025 18:00 WITA · Dibaca: 28
Rekor Lagi, Harga Emas Antam Tembus Rp2,250 Juta per Gram Hari Ini

Jakarta, JClarity – Pasar komoditas domestik kembali mencatatkan sejarah baru. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Senin (6/10), resmi menembus rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High), mencapai level fantastis Rp2.250.000 per gram. Kenaikan drastis ini memperpanjang tren reli harga emas yang dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan data yang dirilis laman resmi Logam Mulia Antam, harga jual emas per 1 gram hari ini berada di angka Rp2.250.000. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan penutupan perdagangan pada pekan lalu. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga ikut terkerek tajam dan kini berada di level Rp2.140.000 per gram, menunjukkan tingginya likuiditas dan permintaan pasar terhadap logam mulia.

Analis pasar menilai lonjakan harga emas ini utamanya dipicu oleh dua faktor utama, yakni ketegangan geopolitik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah dan sinyal dari The Federal Reserve (The Fed) yang mengindikasikan potensi penurunan suku bunga acuan yang lebih awal dari perkiraan. Kedua faktor ini mendorong investor global untuk secara masif memindahkan modalnya dari aset berisiko (risky assets) ke aset safe haven, dengan emas sebagai pilihan utama.

Di dalam negeri, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) juga turut andil dalam mendongkrak harga emas. Karena emas diperdagangkan dalam Dolar AS, melemahnya Rupiah secara langsung membuat harga komoditas ini menjadi lebih mahal saat dikonversi ke mata uang lokal, yang pada akhirnya membebani konsumen dan investor domestik.

Ekonom Senior dan Direktur Riset J-Clarity Institute, Dr. Arief Wijaya, memperkirakan tren kenaikan ini masih akan berlanjut selama konflik global dan kekhawatiran resesi belum mereda. "Emas telah menjadi barometer utama kecemasan pasar. Selama pasar modal global bergejolak dan inflasi masih tinggi, level Rp2,3 juta per gram adalah target realistis berikutnya yang mungkin tercapai dalam waktu dekat," ujarnya.

Kenaikan harga ini menjadikan investasi emas batangan Antam semakin menggiurkan bagi para investor jangka panjang, meskipun volatilitas harga yang tinggi memerlukan kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi.

Login IG