Pendidikan

Presiden Resmikan Digitalisasi Pembelajaran Nasional: 288 Ribu Sekolah Siap Akses Smartboard Cerdas

Presiden Prabowo resmi luncurkan digitalisasi pembelajaran nasional. Target 288 ribu sekolah akses smartboard cerdas rampung Desember 2025. Program terbesar dunia.

BEKASI · Tuesday, 18 November 2025 07:00 WITA · Dibaca: 26
Presiden Resmikan Digitalisasi Pembelajaran Nasional: 288 Ribu Sekolah Siap Akses Smartboard Cerdas

BEKASI, JClarity – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan penggunaan perdana Papan Interaktif Digital atau Smartboard di seluruh Indonesia sebagai bagian dari Program Digitalisasi Pembelajaran Nasional. Peresmian yang dipusatkan di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (17/11/2025), menandai langkah besar pemerintah dalam transformasi pendidikan, dengan target 288.865 sekolah siap mengakses teknologi canggih ini.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa program digitalisasi ini merupakan yang terbesar di dunia dan menjadi upaya strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional. “Ini adalah program kita, sebagai upaya kita untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional kita,” kata Prabowo. Beliau menekankan bahwa pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa, dan melalui lompatan teknologi, Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dengan negara-negara maju.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melaporkan bahwa Program Digitalisasi Pembelajaran, yang merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, telah berjalan sejak 15 Agustus 2025. Program ini menyasar total 288.865 sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan empat komponen utama: penyediaan Smartboard, laptop, materi pembelajaran digital, serta pelatihan guru.

Hingga 16 November 2025, distribusi perangkat telah mencapai angka 75 persen dari target. “Sudah terkirim sebanyak 172.550 yang telah tiba dan dimanfaatkan di sekolah dan PKBM, serta 43.022 sedang dalam proses pengiriman,” jelas Mu'ti. Ia meyakini bahwa seluruh perangkat keras dan perangkat lunak akan tuntas didistribusikan dan mulai beroperasi maksimal pada 17 Desember 2025.

Papan interaktif digital ini dirancang khusus untuk memfasilitasi pembelajaran yang kolaboratif dan interaktif. Berbeda dengan televisi pintar biasa, smartboard memungkinkan guru dan siswa untuk berinteraksi langsung melalui layar sentuh, menyajikan konten kaya berupa teks, video, audio, gamifikasi, hingga teknologi augmented reality. Presiden juga mengumumkan target ambisius untuk tahun 2026, yakni penambahan sekitar satu juta unit smartboard untuk melengkapi setiap sekolah dengan tiga panel di setiap kelas.

Peluncuran yang turut dihadiri sejumlah menteri kabinet ini, termasuk Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, juga menjadi momentum interaksi daring Presiden dengan ribuan sekolah dari 38 provinsi. Presiden Prabowo berpesan agar para guru dapat menyesuaikan diri dengan teknologi baru ini untuk terus meningkatkan kompetensi dan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan terbaik.

Login IG