Pendidikan

Prabowo Targetkan 1 Juta Smart TV Terpasang di Sekolah Tanah Air Tahun Depan

Presiden Prabowo Subianto targetkan 1 juta Interactive Flat Panel (IFP) atau Smart TV terpasang di sekolah pada tahun 2026. Rencana ini merupakan kelanjutan dari program digitalisasi pendidikan yang menargetkan penambahan tiga panel di setiap sekolah.

Jakarta · Monday, 17 November 2025 17:36 WITA · Dibaca: 45
Prabowo Targetkan 1 Juta Smart TV Terpasang di Sekolah Tanah Air Tahun Depan

JAKARTA, JClarity – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menetapkan target ambisius untuk melanjutkan program digitalisasi pendidikan nasional, yakni dengan menargetkan pemasangan sekitar 1 juta unit panel interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia pada tahun 2026 mendatang. Pengumuman ini disampaikan saat Presiden meresmikan program 'Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas' di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).

Target satu juta unit IFP ini merupakan fase lanjutan dari program yang sudah berjalan. Jika pada tahun 2025 setiap sekolah mendapatkan satu unit IFP, maka tahun depan, pemerintah menargetkan penambahan tiga panel interaktif lagi untuk semua sekolah di Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa langkah ini adalah upaya nyata untuk memperkuat sistem pendidikan dan memastikan pemerataan kualitas pembelajaran di seluruh pelosok negeri, sejalan dengan visi transformasi digital.

IFP, yang kerap disebut sebagai Smart TV, adalah layar sentuh interaktif berukuran besar, umumnya 75 inci, yang berfungsi sebagai gabungan monitor, komputer, dan papan tulis digital. Perangkat ini dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran interaktif, memungkinkan guru dan murid untuk langsung menulis, menggambar, dan berinteraksi di layar, sehingga proses belajar menjadi lebih hidup dan kolaboratif.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, dalam kesempatan yang sama, melaporkan bahwa penyaluran IFP pada tahun 2025 telah mencapai kemajuan signifikan. Hingga 17 November 2025, sebanyak 172.550 sekolah telah menerima perangkat tersebut. Angka ini setara dengan 75 persen dari total target penyaluran 288.865 unit IFP yang direncanakan tuntas pada Desember 2025. Program ini juga didukung dengan pelatihan bagi 64 ribu guru untuk memastikan pemanfaatan perangkat yang optimal.

Program digitalisasi pendidikan ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia. Dengan anggaran negara yang mencapai sekitar Rp 7,9 triliun untuk pengadaan di tahun 2025, setiap unit IFP diperkirakan memiliki harga sekitar Rp 26 juta, termasuk biaya pengiriman, asuransi, dan garansi. Tujuan utama program ini adalah untuk mengatasi kekurangan guru dan disparitas kualitas pendidikan, terutama di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), dengan memanfaatkan lompatan teknologi digital.

Login IG