Pendidikan

Prabowo Perintahkan Beasiswa LPDP Disesuaikan dengan Industri RI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penyesuaian fokus Beasiswa LPDP agar selaras dengan kebutuhan industri strategis Indonesia, utamanya sektor STEM dan maritim.

JAKARTA · Monday, 20 October 2025 10:00 WITA · Dibaca: 36
Prabowo Perintahkan Beasiswa LPDP Disesuaikan dengan Industri RI

JAKARTA, JClarity – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan instruksi tegas agar alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) disesuaikan secara cermat dan mendalam dengan kebutuhan industri strategis nasional. Arahan ini disampaikan usai Rapat Terbatas (Ratas) yang berfokus pada pengembangan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di kediaman pribadinya, Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (19/10/2025).

Presiden Prabowo menekankan bahwa penyesuaian ini merupakan langkah krusial dalam menghadapi proyeksi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan, utamanya untuk mendukung visi Indonesia menjadi negara maju. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, diperintahkan untuk segera menghitung secara detail kebutuhan SDM di berbagai sektor prioritas. Arahan ini bertujuan untuk memastikan setiap investasi pendidikan, khususnya melalui beasiswa LPDP yang bersumber dari dana abadi, menghasilkan tenaga kerja yang relevan dan siap pakai bagi sektor industri.

Sektor-sektor yang menjadi fokus utama penyesuaian program beasiswa meliputi ketahanan pangan, energi, hilirisasi mineral, serta industri pertahanan. Selain itu, peningkatan penguasaan di bidang digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi prioritas utama. Penyesuaian ini didorong oleh data yang menunjukkan ketimpangan lulusan di Indonesia, di mana jumlah sarjana di bidang STEM masih berada di angka sekitar 19%, jauh lebih kecil dibandingkan lulusan ilmu sosial. Pemerintah ingin mengubah tren tersebut demi memperkuat fondasi teknologi dan industri.

Plt. Direktur Utama LPDP, Sudarto, sebelumnya telah menyatakan bahwa lembaga tersebut sedang merancang skema baru penerimaan beasiswa yang selaras dengan delapan sektor strategis pembangunan di era Pemerintahan Prabowo. Penyesuaian skema ini, yang ditargetkan rampung pada akhir bulan ini, akan meliputi penetapan prioritas program studi, termasuk melalui program join dual double degree, serta pengalokasian beasiswa secara tematik untuk mendukung akselerasi SDM dan industri teknologi di masa depan.

Login IG