Pendidikan

Prabowo Dorong Program Bagi-Bagi Buku Tulis dan Tinjau Ulang Kurikulum Menulis untuk Siswa

Prabowo Subianto dorong program buku tulis gratis dan tinjau ulang kurikulum menulis siswa, menekankan pentingnya literasi, akses setara, dan kualitas pendidikan dasar.

Jakarta · Tuesday, 21 October 2025 11:00 WITA · Dibaca: 58
Prabowo Dorong Program Bagi-Bagi Buku Tulis dan Tinjau Ulang Kurikulum Menulis untuk Siswa

JAKARTA, JClarity – Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dilaporkan tengah memfinalisasi cetak biru program kerjanya di sektor pendidikan, dengan fokus ganda pada penguatan infrastruktur dasar dan reformasi kurikulum. Inisiatif terbaru yang didorong adalah program distribusi buku tulis gratis secara nasional dan rencana peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap kurikulum menulis bagi siswa di semua jenjang pendidikan.

Program bagi-bagi buku tulis gratis dicanangkan sebagai langkah taktis untuk merespons disparitas akses pendidikan di berbagai wilayah. Langkah ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan alat tulis dasar yang memadai bagi setiap siswa, sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran orang tua dan memastikan bahwa kendala ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi proses belajar mengajar yang efektif.

Lebih lanjut, Prabowo juga menyoroti pentingnya kualitas pendidikan melalui rencana peninjauan ulang kurikulum menulis. Inisiatif ini didasarkan pada pandangan bahwa kemampuan literasi dan komunikasi tertulis merupakan fondasi krusial bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif di era globalisasi.

Menurut sumber internal tim transisi, peninjauan ulang kurikulum menulis akan berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis, penyusunan argumen yang terstruktur, dan penerapan gaya penulisan yang relevan dengan tuntutan profesional abad ke-21. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan dilibatkan secara intensif untuk menyusun kerangka kurikulum yang lebih adaptif dan aplikatif.

Program distribusi buku tulis dan reformasi kurikulum ini dipandang sebagai bagian integral dari visi pemerintahan Prabowo untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, sejalan dengan target pembangunan nasional jangka panjang. Diharapkan, kedua program ini dapat mulai diimplementasikan secara bertahap pada tahun ajaran baru, setelah dilakukan koordinasi dan persiapan logistik yang matang di seluruh daerah.

Login IG