Pesta! Harga Emas Antam Melonjak Rp 42.000 Hari Ini (31/10) Tembus Rp 2,3 Juta Per Gram
Harga emas Antam hari ini (31/10) melonjak Rp 42.000 per gram, menembus rekor Rp 2,3 juta per gram. Kenaikan fantastis dipicu sentimen global dan The Fed.
Jakarta, JClarity – Pasar logam mulia domestik tengah dilanda euforia. Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat rekor lonjakan signifikan hari ini, Kamis (31/10). Berdasarkan data yang dirilis secara resmi, harga emas per gram melonjak tajam sebesar Rp 42.000, menembus batas psikologis dan mencapai angka Rp 2.300.000 per gram.
Kenaikan fantastis ini sontak memicu kegembiraan di kalangan investor aset safe haven. Dengan lonjakan ini, harga emas Antam pecahan 1 gram kini diperdagangkan di level Rp 2.300.000. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) yang menjadi acuan bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya, juga turut terkerek naik sebesar Rp 42.000, sehingga kini berada di posisi Rp 2.190.000 per gram.
Lonjakan harga domestik ini merupakan imbas langsung dari sentimen pasar emas global. Analis pasar komoditas JClarity menilai, kenaikan ini dipicu oleh pelemahan tak terduga pada mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) serta sinyal dovish yang diberikan oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), terkait kebijakan suku bunga ke depan. Kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global dan eskalasi ketegangan geopolitik menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai yang paling dicari.
Pada perdagangan kemarin, 30 Oktober, harga emas Antam masih berada di level Rp 2.258.000 per gram sebelum akhirnya mencetak rekor baru hari ini. Para investor disarankan untuk tetap berhati-hati mengingat volatilitas harga logam mulia diperkirakan masih tinggi, seiring dengan dinamisnya perkembangan data ekonomi makro AS dan keputusan suku bunga global yang menjadi motor utama pergerakan harga emas dunia.