Pertama Kali dalam Sejarah, Padi Tumbuh di Lahan Gambut Inggris.
Padi berhasil tumbuh di lahan gambut Inggris untuk pertama kalinya sebagai bagian dari eksperimen paludikultur oleh UKCEH. Penemuan ini menawarkan solusi iklim dan pertanian berkelanjutan.
Jakarta, JClarity – Sebuah tonggak sejarah baru dalam upaya adaptasi pertanian terhadap krisis iklim telah tercatat di Inggris, di mana padi (oryza sativa) untuk pertama kalinya berhasil ditanam dan dipanen di lahan gambut yang telah dibasahi kembali, atau dikenal sebagai sistem 'paludikultur'.
Pencapaian monumental ini terjadi di Distrik Fenland, Cambridgeshire, wilayah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian paling produktif di Inggris. Uji coba perdana penanaman padi di lahan gambut ini dilakukan oleh para ilmuwan dari UK Centre for Ecology & Hydrology (UKCEH) bersama petani lokal, sebagai bagian dari program AgZero+ yang didanai pemerintah Inggris.
Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi salah satu masalah lingkungan terbesar di Inggris: emisi karbon masif dari lahan gambut yang dikeringkan untuk keperluan pertanian konvensional. Lahan gambut di kawasan Fens dilaporkan telah kehilangan sekitar 12 milimeter permukaan tanah setiap tahun akibat pengeringan, melepaskan karbon yang telah tersimpan ribuan tahun ke atmosfer.
Dengan menerapkan paludikultur—metode budidaya tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan rawa gambut yang selalu basah—para peneliti berupaya merestorasi fungsi lahan gambut sebagai penyimpan karbon (rewetting) tanpa mengorbankan mata pencaharian petani.
Dalam uji coba tersebut, sembilan varietas padi tahan dingin dari berbagai negara, termasuk jenis yang digunakan untuk *risotto* (Arborio), *basmati*, dan *sushi* (Koshihikari), ditanam di empat mini sawah yang sengaja dibuat di lahan gambut. Benih-benih ini diperbanyak di rumah kaca UKCEH sebelum dipindahkan ke situs uji coba.
Meskipun kondisi iklim Inggris utamanya tidak ideal untuk tanaman padi, tanaman tersebut berhasil tumbuh subur. Para ilmuwan dan petani yang terlibat, seperti yang dilaporkan pada akhir September 2025, berharap panen pertama akan memberikan data penting mengenai emisi gas rumah kaca, stok karbon, penggunaan air, hasil panen, dan dampak keanekaragaman hayati.
Keberhasilan panen pertama padi di lahan gambut Inggris ini membuka potensi baru untuk ketahanan pangan domestik dan memberikan alternatif ekonomi yang berkelanjutan bagi petani, sejalan dengan komitmen Inggris untuk mencapai target netralitas karbon.