Pendidikan

Perintah Prabowo: Uang Sitaan Korupsi Dipakai buat Majukan Pendidikan.

Presiden Prabowo Subianto perintahkan Menkeu Purbaya alokasikan dana Rp13,2 T sitaan korupsi CPO untuk pendidikan, termasuk beasiswa LPDP & renovasi 8.000 sekolah.

JAKARTA · Thursday, 30 October 2025 02:00 WITA · Dibaca: 54
Perintah Prabowo: Uang Sitaan Korupsi Dipakai buat Majukan Pendidikan.

JAKARTA, JClarity – Presiden Prabowo Subianto secara tegas telah memerintahkan alokasi dana sitaan hasil perkara korupsi untuk diinvestasikan sepenuhnya kepada sektor pendidikan nasional. Instruksi ini secara khusus menargetkan dana segar senilai Rp13,2 triliun yang baru saja diserahkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada negara, sebagai langkah konkret membalikkan kerugian negara menjadi modal pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Perintah tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. Dana Rp13,2 triliun tersebut merupakan bagian dari uang pengganti tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya, yang melibatkan korporasi raksasa seperti Wilmar Group, Musimas Group, dan Permata Hijau Group.

Kepala Negara menekankan prioritas penggunaan dana tersebut adalah untuk memperluas akses beasiswa bagi anak bangsa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Instruksi ini muncul seiring dengan menurunnya kuota penerima beasiswa LPDP pada tahun 2025. Prabowo berharap dana sitaan ini dapat dimanfaatkan untuk menjaring anak-anak Indonesia yang cerdas, terutama dari kalangan bawah dan keluarga miskin, yang selama ini luput dari perhatian negara.

Selain LPDP, Presiden Prabowo juga menyinggung potensi penggunaan dana sitaan korupsi tersebut untuk perbaikan infrastruktur pendidikan yang mendesak. Menurut perhitungan yang disampaikan, uang sebesar Rp13,2 triliun itu diperkirakan cukup untuk merenovasi lebih dari 8.000 sekolah di berbagai daerah. Penggunaan dana ini dipandang sebagai upaya nyata pemerintah untuk memastikan fasilitas pendidikan yang layak dan modern.

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmennya untuk mengoptimalkan pengembalian aset negara dari kasus korupsi dan narkotika, serta mengarahkan agar seluruh hasil sitaan kekayaan koruptor diarahkan ke investasi pendidikan. Langkah ini menjadi simbol kuat bahwa hasil pemberantasan korupsi akan secara langsung dikembalikan kepada rakyat, khususnya dalam bentuk peningkatan kualitas SDM yang menjadi kunci masa depan bangsa.

Login IG