Sains

Penampilan Terbaik Cold Moon Malam Ini, Supermoon Terakhir 2025.

Cold Moon, Supermoon terakhir 2025, mencapai puncak penampakan terbaik malam ini, 4 Desember. Tampak 14% lebih besar & 30% lebih terang.

JAKARTA · Sunday, 07 December 2025 18:00 WITA · Dibaca: 25
Penampilan Terbaik Cold Moon Malam Ini, Supermoon Terakhir 2025.

JAKARTA, JClarity – Langit malam Indonesia akan menyajikan pertunjukan astronomi spektakuler berupa fenomena 'Cold Moon' pada malam ini, Kamis, 4 Desember 2025. Yang menjadikannya lebih istimewa, Cold Moon kali ini berstatus sebagai 'Supermoon', sebuah penampakan bulan purnama yang menutup rangkaian Supermoon di sepanjang tahun 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa puncak fase purnama dari 'Supermoon Cold Moon' ini akan terjadi pada Jumat pagi, 5 Desember 2025, pukul 06.14 WIB. Namun, momen terbaik dan paling dramatis untuk mengamatinya adalah pada malam hari saat Bulan mulai terbit di ufuk timur, tepat setelah matahari terbenam pada Kamis sore, 4 Desember 2025.

Supermoon adalah istilah yang digunakan ketika fase Bulan Purnama bertepatan dengan posisi Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi, yang dikenal sebagai perigee. Untuk Cold Moon ini, jarak Bulan diperkirakan hanya sekitar 357.218 kilometer dari Bumi, menjadikannya Supermoon ketiga dan terakhir tahun ini. Kombinasi kedekatan ini akan membuat Bulan tampak hingga sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.

Fenomena Supermoon Cold Moon 2025 ini merupakan penutup dari trilogi Supermoon yang terjadi berturut-turut pada akhir tahun. Untuk memaksimalkan pengamatan, masyarakat diimbau untuk mencari lokasi dengan pandangan terbuka ke arah timur dan minim polusi cahaya. Momen saat Bulan baru terbit di dekat cakrawala akan menimbulkan 'ilusi Bulan' (Moon Illusion) yang membuatnya tampak jauh lebih besar dan memesona secara visual.

Secara etimologi, nama 'Cold Moon' atau Bulan Dingin berasal dari tradisi suku asli Amerika yang merujuk pada bulan purnama yang terjadi pada bulan Desember, yang menandai dimulainya musim dingin yang beku di Belahan Bumi Utara. Selain itu, Cold Moon juga dikenal sebagai 'Long Night Moon' atau Bulan Malam Panjang, karena terjadi berdekatan dengan Solstis Musim Dingin, di mana durasi malam menjadi yang terpanjang dalam setahun.

Meskipun Supermoon adalah fenomena astronomi yang sepenuhnya aman dan normal, masyarakat pesisir di beberapa wilayah di Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Kedekatan Bulan dengan Bumi (perigee) dapat menyebabkan peningkatan gaya tarik gravitasi, yang secara ilmiah dapat memicu pasang surut air laut yang lebih tinggi dari normal, atau yang dikenal sebagai pasang surut perigean (banjir rob).

Fenomena ini menawarkan kesempatan langka terakhir di tahun 2025 bagi para pengamat langit, astronom amatir, maupun masyarakat umum untuk menyaksikan salah satu bulan purnama paling spektakuler. Setelah ini, Supermoon berikutnya diperkirakan baru akan kembali menghiasi langit pada November 2026.

Login IG