Sains

Nvidia Luncurkan DGX Spark, Superkomputer AI Sekecil Desktop

Nvidia resmi luncurkan DGX Spark, superkomputer AI seukuran desktop dengan performa 1 petaflop dan memori 128GB. Misi baru demokratisasi AI untuk para developer.

Jakarta · Sunday, 19 October 2025 17:00 WITA · Dibaca: 60
Nvidia Luncurkan DGX Spark, Superkomputer AI Sekecil Desktop

JAKARTA, JClarity – NVIDIA Corporation kembali mengguncang dunia komputasi global dengan meluncurkan DGX Spark™, superkomputer Kecerdasan Buatan (AI) terkecil di dunia yang memiliki ukuran sekompak komputer desktop. Peluncuran ini, yang terjadi pada pertengahan Oktober 2025, menandai babak baru dalam upaya NVIDIA untuk mendemokratisasi akses ke komputasi AI tingkat tinggi, menargetkan para pengembang, peneliti, dan ilmuwan di seluruh dunia.

DGX Spark hadir untuk mengatasi keterbatasan memori dan kapabilitas perangkat keras pada PC, laptop, atau workstation konvensional yang kini mulai kewalahan menghadapi beban kerja AI modern. Perangkat revolusioner ini mengemas performa AI hingga satu petaflop (FP4 precision) dan memori terpadu (unified memory) sebesar 128GB, menjadikannya 'superkomputer pribadi' yang kuat.

Inti dari DGX Spark adalah Superchip NVIDIA GB10 Grace Blackwell. Arsitektur canggih ini mengintegrasikan CPU Grace berbasis Arm 20-inti dengan GPU Blackwell. Kombinasi ini memungkinkan pengembang untuk menjalankan inferensi pada model AI hingga 200 miliar parameter dan melakukan penyempurnaan (fine-tuning) model hingga 70 miliar parameter secara lokal, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur komputasi awan (cloud) atau pusat data yang besar.

CEO dan pendiri NVIDIA, Jensen Huang, menekankan bahwa DGX Spark mengulang misi awal perusahaan. Dalam momen simbolis, Huang menyerahkan unit DGX Spark yang pertama kepada Elon Musk di SpaceX, meniru penyerahan DGX-1 pertama kepada tim di OpenAI pada tahun 2016 yang kemudian dianggap memicu revolusi AI. Huang menyebut DGX Spark sebagai upaya untuk menempatkan komputer AI di tangan setiap pengembang untuk memicu gelombang terobosan berikutnya.

Dari segi spesifikasi, perangkat yang seukuran buku keras (hardback book) atau sekitar 6x6 inci ini dilengkapi dengan penyimpanan NVMe M.2 4TB dan menggunakan sistem operasi DGX OS berbasis Ubuntu Linux yang telah dipra-instal dengan tumpukan perangkat lunak AI (AI software stack) lengkap dari NVIDIA. Harga ritel DGX Spark ditetapkan mulai dari $3.999. Selain melalui situs resmi NVIDIA, sistem DGX Spark juga akan tersedia dari mitra global seperti Acer, ASUS, Dell Technologies, GIGABYTE, HPI, Lenovo, dan MSI.

Peluncuran ini diharapkan dapat mempercepat siklus inovasi dan memungkinkan pengembangan AI secara lebih terdesentralisasi, terutama untuk aplikasi sensitif privasi seperti di sektor kesehatan dan kendaraan otonom (autonomous vehicles), serta memajukan pengembangan AI fisik (physical AI) dan robotika di tepi jaringan (at the edge).

Login IG