Sains

Molekul Misterius pada Anjing Ditemukan, Kunci Baru Perpanjang Umur Manusia Diperoleh

Penelitian terbaru pada Dog Aging Project mengungkap molekul misterius (ptmAAs) dalam darah anjing yang terkait erat dengan penuaan dan fungsi ginjal, membuka kunci baru bagi perpanjangan usia sehat manusia.

JAKARTA · Friday, 31 October 2025 13:00 WITA · Dibaca: 47
Molekul Misterius pada Anjing Ditemukan, Kunci Baru Perpanjang Umur Manusia Diperoleh

JAKARTA, JClarity – Penemuan ilmiah terbaru yang berpusat pada proses penuaan anjing peliharaan telah mengungkap molekul-molekul misterius dalam aliran darah mereka, yang berpotensi menjadi kunci baru untuk memperpanjang rentang usia sehat (healthspan) manusia. Studi skala besar yang dilakukan dalam kerangka Dog Aging Project ini mengidentifikasi penanda biologis baru penuaan, menawarkan harapan besar bagi bidang gerontologi.

Para peneliti dari Jean Mayer USDA Human Nutrition Research Center on Aging (HNRCA) di Tufts University, University of Washington, dan berbagai institusi kolaborator memeriksa sampel darah dari hampir 800 anjing yang berpartisipasi dalam proyek jangka panjang tersebut. Analisis mereka mengungkapkan bahwa sekitar 40% dari molekul kecil, yang dikenal sebagai metabolit, dalam aliran darah anjing bervariasi seiring bertambahnya usia, menunjukkan adanya petunjuk penting mengenai perkembangan proses penuaan.

Di antara temuan tersebut, tim peneliti berhasil mengidentifikasi sekelompok metabolit tertentu dan kurang dipelajari yang disebut post-translationally modified amino acids (ptmAAs). Kelompok molekul ini menunjukkan korelasi yang kuat dengan penuaan pada anjing dari semua ras, ukuran, dan jenis kelamin. Profesor Daniel Promislow, ilmuwan senior dan penulis senior studi ini, menjelaskan bahwa metabolit adalah 'blok bangunan kehidupan' yang berperan penting sebagai bahan baku pembentukan protein, DNA, dan komponen seluler lainnya.

Meskipun sumber pasti ptmAAs ini masih dalam penyelidikan, studi yang dipublikasikan pada 22 Oktober di jurnal Aging Cell ini menunjuk pada fungsi ginjal sebagai faktor kunci. Ginjal bertanggung jawab menyaring produk sampingan pemecahan protein dari aliran darah. Para peneliti menemukan bahwa ptmAAs cenderung menumpuk seiring menurunnya kinerja ginjal anjing.

Akumulasi ptmAAs tersebut dapat menjelaskan mengapa beberapa anjing mengalami penuaan yang lebih sehat dibandingkan anjing lainnya. Lebih jauh, para ilmuwan percaya bahwa karena anjing memiliki banyak kesamaan genetik, penyakit, dan lingkungan hidup dengan manusia, wawasan ini dapat langsung ditransfer untuk memahami proses penuaan manusia. Penemuan molekul-molekul ini dipandang sebagai 'biomarker' yang menjanjikan, yang suatu hari nanti dapat secara akurat mencerminkan usia biologis sebenarnya seseorang atau memberi sinyal masalah kesehatan sebelum muncul, sehingga membuka jalan bagi intervensi baru untuk memperpanjang umur sehat manusia.

Login IG