Keuangan

Modal Asing Rp1 Triliun "Serbu" Pasar Keuangan, Saham Jadi Primadona Terbaru.

Investor asing kembali suntik modal Rp1 triliun ke pasar keuangan RI pada akhir Oktober 2025. Saham menjadi incaran utama dengan beli neto Rp4,40 triliun.

Jakarta · Monday, 03 November 2025 05:00 WITA · Dibaca: 43
Modal Asing Rp1 Triliun "Serbu" Pasar Keuangan, Saham Jadi Primadona Terbaru.

JAKARTA, JClarity – Aliran modal asing atau capital inflow kembali "menyerbu" pasar keuangan domestik Indonesia pada pekan terakhir Oktober 2025. Bank Indonesia (BI) mencatat total modal asing masuk bersih (neto beli) sebesar Rp1 triliun, dengan pasar saham menjadi primadona utama yang menarik perhatian investor nonresiden.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, merinci bahwa berdasarkan data transaksi periode 27 hingga 30 Oktober 2025, investor asing tercatat melakukan beli neto di pasar saham dengan nilai signifikan, mencapai Rp4,40 triliun. Lonjakan investasi di pasar ekuitas ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan dan optimisme investor global terhadap prospek saham-saham di Indonesia.

Meskipun terjadi aliran masuk bersih secara total, data BI juga menunjukkan adanya aksi jual neto oleh nonresiden pada instrumen keuangan lainnya. Tercatat, investor asing melakukan jual neto sebesar Rp3,23 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp0,17 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Disparitas ini menegaskan bahwa pada periode tersebut, saham menjadi aset pilihan strategis bagi penanaman modal asing, mengimbangi dan melampaui penjualan di segmen obligasi dan instrumen moneter.

Sejalan dengan masuknya modal asing, premi risiko investasi di Indonesia yang tercermin pada premi credit default swap (CDS) 5 tahun, juga mengalami penurunan. Premi CDS per 30 Oktober 2025 tercatat sebesar 73,07 basis poin (bps), lebih rendah dibandingkan 78,95 bps pada 24 Oktober 2025. Penurunan CDS ini mengindikasikan adanya perbaikan persepsi risiko investasi Indonesia di mata pelaku pasar global.

Selain itu, arus masuk modal asing ini turut memberikan sentimen positif pada mata uang domestik. Nilai tukar Rupiah terpantau menguat tipis, dibuka pada posisi Rp16.620 per dolar AS pada Jumat (31/10/2025), dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya di Rp16.635 per dolar AS. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait, serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna menjaga stabilitas dan mendukung ketahanan eksternal perekonomian nasional.

Login IG