Sains

Mirip Bulan, Ini Profil Asteroid Quasi-Moon yang Buntuti Bumi.

Asteroid 2025 PN7 yang dijuluki quasi-moon baru Bumi memiliki profil menarik: berukuran 18 meter, membuntuti orbit Bumi sejak 1950-an, dan akan tetap di sana hingga 2083. Ini detailnya.

Jakarta · Friday, 24 October 2025 02:00 WITA · Dibaca: 52
Mirip Bulan, Ini Profil Asteroid Quasi-Moon yang Buntuti Bumi.

Jakarta, JClarity – Tata surya kembali menyimpan kejutan. Para astronom baru-baru ini mengonfirmasi profil dari sebuah asteroid kecil yang selama puluhan tahun telah membuntuti orbit Bumi. Objek langit ini dijuluki sebagai 'quasi-moon' atau satelit semu, menari mengikuti Bumi dalam perjalanannya mengelilingi Matahari.

Asteroid yang diberi nama 2025 PN7 ini secara teknis mengorbit Matahari, bukan Bumi, tetapi jalurnya begitu selaras dengan orbit planet kita sehingga dari sudut pandang manusia, ia tampak seperti mendampingi Bumi—mirip dengan Bulan 'sejati' kita. Fenomena inilah yang menjadikannya diklasifikasikan sebagai quasi-satellite. Meskipun ukurannya jauh lebih kecil dari Bulan, objek ini diprediksi akan terus menemani Bumi hingga tahun 2083.

Profil fisik 2025 PN7 menunjukkan bahwa asteroid ini berukuran sangat kecil, diperkirakan hanya berdiameter sekitar 18 hingga 36 meter, seukuran bangunan kecil atau sekitar 62 kaki. Ukurannya yang mungil, ditambah dengan tingkat kecerahan magnitudo 26, membuatnya sangat redup dan mustahil dilihat dengan mata telanjang. Bahkan, teleskop amatir pun tidak mampu mendeteksinya. Objek ini pertama kali terlihat oleh Observatorium Pan-STARRS di Hawaii pada Agustus 2025, namun data arsip mengungkapkan bahwa ia telah berada dalam konfigurasi orbit ini sejak sekitar pertengahan tahun 1950-an atau 1960-an.

Jaraknya yang terbilang jauh dari Bumi memastikan bahwa asteroid 2025 PN7 tidak menimbulkan ancaman apa pun terhadap kehidupan di planet kita. Jarak terdekatnya mencapai sekitar 4 juta kilometer—sekitar 10 kali lipat jarak rata-rata Bulan ke Bumi—sementara jarak terjauhnya dapat mencapai hingga 17 juta kilometer. Para ilmuwan menegaskan bahwa objek ini tidak akan memengaruhi pasang surut air laut atau gravitasi Bumi.

Para astronom bersemangat dengan penemuan ini karena 2025 PN7 menjadi tambahan penting dalam kelompok langka quasi-moon Bumi, yang totalnya kini mencapai sekitar delapan objek. Studi terhadap satelit semu ini memberikan peluang unik untuk memahami dinamika pergerakan asteroid dekat Bumi dan bagaimana mereka berinteraksi dengan gaya gravitasi planet seiring waktu. Selain itu, objek-objek seperti ini berpotensi menjadi target yang menarik dan relatif mudah diakses untuk misi eksplorasi luar angkasa tak berawak di masa depan.

Login IG