Keuangan

Menkeu Pede Ekonomi Indonesia 'Tancap Gas' Tembus 6 Persen di Tahun 2026

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi RI pada 2026 mencapai 6%, ditopang konsistensi kebijakan fiskal, investasi, dan penguatan permintaan domestik.

Jakarta · Monday, 17 November 2025 01:00 WITA · Dibaca: 51
Menkeu Pede Ekonomi Indonesia 'Tancap Gas' Tembus 6 Persen di Tahun 2026

JAKARTA, JClarity – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme kuat bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia akan "tancap gas" dan mampu menembus kisaran enam persen pada tahun 2026. Keyakinan ini didasarkan pada konsistensi kebijakan pemerintah yang saat ini dinilai telah berada di jalur yang tepat dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional.

Optimisme Menkeu Purbaya tersebut disampaikan di Jakarta, Minggu (16/11/2025). Ia memperkirakan pertumbuhan akan bergerak lebih cepat, melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, keberlanjutan dan keefektifan kebijakan yang telah dijalankan menjadi kunci utama dalam mendorong momentum pertumbuhan ke level yang lebih tinggi.

Proyeksi ini didukung oleh tren perbaikan yang terlihat jelas. Realisasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025 tercatat sebesar 5,04 persen. Bahkan, Menkeu memproyeksikan laju pertumbuhan pada kuartal IV 2025 akan menguat di kisaran 5,6 hingga 5,7 persen, menunjukkan bahwa ekonomi telah kembali ke arah yang lebih cepat setelah sempat dikhawatirkan melambat.

Lebih lanjut, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa proyeksi ambisius ini akan tetap diimbangi dengan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga disiplin fiskal, dengan memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berada di bawah batas aman tiga persen sesuai amanat undang-undang.

Dari sisi penopang, momentum pertumbuhan ekonomi ini memberikan dampak positif yang signifikan. Salah satunya tercermin dari penciptaan lapangan kerja, dengan total 1,9 juta lapangan kerja baru. Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menurun menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025, turun dari 4,91 persen pada Agustus 2024. Peningkatan mobilitas penduduk, pertumbuhan transaksi digital, dan dukungan kebijakan pemerintah turut mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang tercatat tumbuh 4,89 persen secara tahunan (yoy).

Sementara itu, sektor investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga menunjukkan tren positif dengan tumbuh 5,04 persen (yoy). Capaian ini didorong oleh meningkatnya keyakinan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi nasional serta komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang stabil dan mendukung ekspansi. Dengan fondasi yang semakin kuat, Menkeu Purbaya optimistis target 6 persen pada tahun 2026 bukanlah sekadar harapan, melainkan proyeksi yang realistis.

Login IG