Sains

**Mengenal Hujan Meteor Taurid Utara yang Puncaknya Malam Ini: Menjanjikan 'Bola Api' Terang?**

Puncak Hujan Meteor Taurid Utara terjadi malam ini, 11-12 November 2025. Dikenal rendah intensitas (5 meteor/jam) namun menjanjikan kemunculan 'bola api' terang.

JAKARTA · Tuesday, 11 November 2025 12:00 WITA · Dibaca: 53
**Mengenal Hujan Meteor Taurid Utara yang Puncaknya Malam Ini: Menjanjikan 'Bola Api' Terang?**

JAKARTA, JClarity – Fenomena langit tahunan, Hujan Meteor Taurid Utara, diprediksi mencapai puncaknya pada malam ini, 11-12 November 2025. Meskipun dikenal sebagai hujan meteor dengan intensitas rendah, Taurid Utara memiliki reputasi istimewa karena sering menyajikan pemandangan ‘bola api’ atau *fireball* yang cemerlang di langit malam.

Hujan meteor Taurid Utara adalah satu dari dua aliran Taurid, yang lainnya adalah Taurid Selatan. Aliran meteor ini aktif dalam periode yang panjang, umumnya terlihat antara 20 Oktober hingga 10 Desember, dengan puncak keaktifan terjadi pada pertengahan November. Sumber dari puing-puing kosmik yang menghasilkan Taurid Utara diyakini berasal dari jalur orbit Komet periodik 2P/Encke dan kemungkinan besar juga terkait dengan Asteroid 2004 TG_10.

Titik radian atau titik asal kemunculan meteor Taurid Utara berada di konstelasi Taurus, yang akan terbit di timur setelah Matahari terbenam dan mencapai posisi tertingginya di langit sekitar tengah malam. Meskipun intensitasnya rendah, diperkirakan hanya menghasilkan sekitar 5 meteor per jam (ZHR), meteor-meteor Taurid dikenal bergerak relatif lambat, sekitar 27 hingga 29 kilometer per detik, dan seringkali lebih besar dari meteor pada umumnya.

Kelebihan gerakan yang lambat dan ukuran partikel yang lebih besar inilah yang membuat meteor Taurid dapat bertahan lebih lama di atmosfer Bumi dan menghasilkan kilatan cahaya yang sangat terang, melebihi planet Venus. Kilatan cahaya intens ini yang kemudian dikenal sebagai ‘bola api’ atau *fireball*.

Untuk pengamatan malam ini, kondisi langit mungkin terpengaruh oleh fase Bulan. Pada malam puncaknya, 11-12 November 2025, Bulan berada dalam fase yang bercahaya (sekitar 53%), yang cahayanya berpotensi mengganggu visibilitas meteor yang lebih redup. Namun, karena Taurid Utara dikenal kaya akan *fireball* yang terang, meteor-meteor paling cemerlang seharusnya tetap dapat terlihat meskipun di bawah kondisi bulan yang terang.

Para pengamat disarankan untuk mencari lokasi yang gelap dan jauh dari polusi cahaya kota. Pengamatan terbaik adalah sekitar tengah malam hingga menjelang fajar, ketika rasi bintang Taurus berada di posisi tertinggi. Tidak diperlukan alat optik seperti teleskop atau teropong; cukup dengan mata telanjang, pengamat dapat menikmati fenomena ini dengan cara berbaring dan membiarkan mata teraklimatisasi dengan kegelapan.

Login IG