Sains

Mengenal Faspol 5.0 Buatan BRIN yang Ubah Sampah Plastik jadi Petasol

Inovasi BRIN, Faspol 5.0, mengubah sampah plastik residu jadi Petasol, BBM setara solar dengan angka setana 51. Solusi untuk lingkungan dan energi petani/nelayan.

JAKARTA · Monday, 17 November 2025 04:00 WITA · Dibaca: 45
Mengenal Faspol 5.0 Buatan BRIN yang Ubah Sampah Plastik jadi Petasol

JAKARTA, JClarity – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan lingkungan sekaligus menyediakan solusi energi alternatif melalui inovasi teknologi Fast Pyrolysis (Faspol) generasi ke-5, yang dikenal sebagai Faspol 5.0. Mesin mutakhir ini dirancang untuk mengolah sampah plastik yang tidak bernilai ekonomi dan sulit didaur ulang menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinamakan Petasol, setara dengan solar.

Faspol 5.0 merupakan hasil pengembangan dari Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN yang bekerja sama dengan Bank Sampah lokal, salah satunya di Banjarnegara, dan Pemerintah Kota Semarang. Teknologi ini menggunakan metode fast pyrolysis multikondensor, yaitu proses dekomposisi termal cepat yang menghasilkan minyak pirolisis. Keunggulan utama dari Faspol 5.0, menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup BRIN, Tri Martini Patria, adalah desainnya yang lebih aman dan efisien.

“Mesin ini tidak lagi menggunakan pipa spiral atau elbow yang rawan tersumbat dan berpotensi menimbulkan ledakan seperti pada generasi sebelumnya,” jelas Tri Martini. Selain itu, Faspol 5.0 juga menggunakan katalis buatan sendiri (bentonit teraktivasi garam) untuk memurnikan hasil olahan.

Bahan baku yang diolah adalah sampah plastik residu jenis Polietilena (PE), seperti kantong kresek, bungkus makanan saset, kemasan minyak goreng, hingga sisa-sisa styrofoam. Sampah-sampah jenis ini sering mencemari saluran irigasi dan lahan pertanian. Melalui proses Faspol 5.0, sekitar 100 kilogram sampah plastik dapat diubah menjadi sekitar 80 hingga 95 liter Petasol.

Petasol, kependekan dari Petroleum Solar, telah melalui serangkaian uji laboratorium di BRIN, Lemigas, dan Universitas Diponegoro. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Petasol memenuhi 18 parameter standar BBM dan memiliki angka setana (cetane number) sebesar 51. Nilai ini melampaui angka setana biosolar (38,6) dan mendekati kualitas BBM diesel premium seperti Dexlite.

Bahan bakar cair ini kini dimanfaatkan untuk menggerakkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) seperti mesin perontok gabah (power thresher) dan traktor, serta mesin kapal-kapal nelayan di kawasan pesisir, memberikan solusi energi yang lebih murah bagi masyarakat akar rumput. BRIN menargetkan replikasi Faspol 5.0 di setiap desa atau kecamatan sebagai bagian dari strategi nasional menuju ekonomi sirkular dan energi berkelanjutan.

Hingga saat ini, teknologi Faspol 5.0 tidak hanya didampingi oleh BRIN, namun juga telah mendapatkan Hak Cipta (Petasol) dan paten (Faspol) serta sudah masuk dalam e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hal ini mempermudah replikasi dan distribusi mesin tersebut, yang dilaporkan telah mencapai lebih dari 50 mitra di berbagai daerah di Indonesia.

Login IG