Pendidikan

Kolaborasi AI Disebut Bisa Jadi Bagian Pendidikan, Wamen Kemdikdasmen Tinjau Sekolah Khusus.

Wamen Kemdikdasmen menyatakan kolaborasi AI dapat jadi bagian integral pendidikan saat meninjau Sekolah Khusus percontohan implementasi teknologi.

Jakarta · Friday, 31 October 2025 02:00 WITA · Dibaca: 88
Kolaborasi AI Disebut Bisa Jadi Bagian Pendidikan, Wamen Kemdikdasmen Tinjau Sekolah Khusus.

Jakarta, JClarity – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Kemdikdasmen) hari ini menegaskan pandangannya bahwa kolaborasi kecerdasan buatan (AI) memiliki potensi besar untuk diintegrasikan sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Pernyataan ini disampaikannya di sela-sela kunjungan kerja meninjau langsung pelaksanaan program percontohan di salah satu Sekolah Khusus di ibu kota.

Dalam keterangan persnya, Wamen Kemdikdasmen menyatakan bahwa peran AI dalam pendidikan tidak dimaksudkan untuk menggantikan tenaga pendidik, melainkan untuk menjadi 'asisten kolaboratif' yang mampu meningkatkan efisiensi dan personalisasi pembelajaran. Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu guru dalam menganalisis pola belajar siswa, mengidentifikasi kebutuhan individual, serta menyusun materi ajar yang lebih adaptif dan relevan.

“Kita harus bergerak maju. Masa depan pendidikan adalah kolaborasi antara kecerdasan manusia dan kecerdasan buatan,” ujar Wamen. “AI bisa mengambil alih tugas-tugas administratif dan repetitif, membebaskan waktu guru untuk fokus pada interaksi mendalam, pengembangan karakter, dan penanaman kemampuan berpikir kritis, yang merupakan esensi dari pengajaran.”

Kunjungan ke Sekolah Khusus tersebut, yang diketahui merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) rujukan yang fokus pada pengembangan teknologi terapan, bertujuan untuk memantau implementasi awal Kurikulum Merdeka yang diperkaya dengan modul berbasis AI. Modul ini mencakup pengenalan dasar AI, pemrograman, hingga aplikasinya dalam berbagai bidang industri.

Wamen secara khusus meninjau kelas simulasi yang menggunakan platform pembelajaran berbasis AI untuk mata pelajaran STEM. Ia mengapresiasi kesiapan infrastruktur dan antusiasme siswa dalam menggunakan teknologi tersebut. Program di Sekolah Khusus ini diharapkan menjadi model percontohan yang hasilnya akan dievaluasi secara komprehensif sebelum dipertimbangkan untuk diimplementasikan secara bertahap ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Pemerintah melalui Kemdikdasmen berkomitmen untuk memastikan bahwa integrasi AI dalam pendidikan akan dilakukan secara etis dan bertanggung jawab, dengan prioritas pada kesiapan infrastruktur digital di daerah serta pelatihan berkelanjutan bagi para guru. Upaya ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi tantangan dan peluang di era industri 5.0.

Login IG