Ilmuwan Ciptakan Mata Robotik yang Bisa Fokus Otomatis Tanpa Sumber Daya.
Ilmuwan berhasil mengembangkan mata robotik inovatif yang mampu fokus otomatis tanpa sumber daya listrik eksternal, membuka jalan bagi robotika mandiri energi.
JAKARTA, JClarity – Sebuah terobosan signifikan dalam bidang bionika dan robotika baru-baru ini diumumkan oleh tim peneliti internasional, menandai sebuah lompatan besar menuju perangkat elektronik yang sepenuhnya mandiri energi. Para ilmuwan dilaporkan berhasil mengembangkan mata robotik inovatif yang mampu melakukan fokus otomatis (autofocus) tanpa memerlukan sumber daya listrik eksternal.
Inovasi kunci dari penemuan yang diklaim 'mengubah permainan' ini terletak pada mekanisme fokus pasif yang revolusioner. Berbeda dengan sistem optik konvensional yang bergantung pada motor dan sirkuit manajemen daya yang haus energi untuk menyesuaikan fokus, mata robotik ini menggunakan sistem lensa cair (liquid lens) berbasis material cerdas.
Para peneliti menjelaskan bahwa material cerdas ini secara khusus dirancang untuk mengubah bentuk atau kelengkungan lensanya secara responsif terhadap stimulasi lingkungan yang sangat minimal, seperti perubahan tekanan internal yang diinduksi oleh fluktuasi temperatur atau bahkan penyerapan foton dari cahaya sekitar. Dengan kata lain, energi yang dibutuhkan untuk pergeseran fokus 'dipanen' langsung dari lingkungan.
Profesor Budi Santoso, seorang pakar robotika dan penglihatan buatan, menyatakan bahwa sistem ini secara efektif menghilangkan kebutuhan akan baterai besar atau sumber daya khusus untuk fungsi fokus. "Konsumsi daya untuk fungsi fokus praktis nol. Hal ini secara dramatis meningkatkan efisiensi dan masa pakai perangkat robotik, yang selama ini terhambat oleh keterbatasan energi," ujar Prof. Santoso.
Potensi penerapan teknologi ini sangat luas, meliputi sistem kamera pengintai jangka panjang, perangkat robotika yang beroperasi di lingkungan terpencil atau ekstrem seperti eksplorasi luar angkasa, dan khususnya, pengembangan prostetik mata bionik yang lebih ringan, tahan lama, dan tidak memerlukan pengisian daya yang sering. Penemuan ini dipercaya dapat mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam miniaturisasi perangkat optik modern.
Para ilmuwan saat ini tengah berupaya untuk lebih meminimalkan ukuran dan menguji ketahanan sistem di berbagai kondisi operasional ekstrem. Diharapkan, fase komersialisasi massal dapat segera dijangkau, memungkinkan dunia robotika memasuki era baru di mana efisiensi energi bukan lagi menjadi hambatan utama dalam desain perangkat canggih.