IHSG Terbang 0,36 Persen ke Level 8.195 Saat Pembukaan, Analis Ramal Rebound Hari Ini
IHSG terbang 0,36% ke level 8.195 saat pembukaan, didorong aksi beli investor asing. Analis ramal rebound berlanjut, proyeksikan IHSG capai 8.250 hari ini.
Jakarta, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Kamis (9/10/2025), dengan performa cemerlang. IHSG langsung terbang 0,36 persen pada sesi pembukaan, berhasil mencapai level 8.195, sebuah titik tertinggi baru dalam beberapa pekan terakhir, menanggapi sentimen positif dari pasar global dan domestik.
Kenaikan signifikan ini terjadi setelah IHSG sempat bergerak dalam tekanan pada sesi penutupan sebelumnya. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa pada 30 menit pertama perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 3,5 miliar saham dengan nilai transaksi awal sebesar Rp 2,1 triliun. Mayoritas saham berada di zona hijau, mencerminkan adanya aksi beli yang masif dan optimisme pasar yang kembali pulih.
Penguatan ini sejalan dengan proyeksi sejumlah analis. Analis Senior PT Sinar Investama Sekuritas, Budi Santoso, memproyeksikan momentum rebound ini akan berlanjut sepanjang hari. Menurut Budi, penguatan ini didukung oleh aksi *net buying* investor asing yang mulai kembali masuk, terutama pada saham-saham *blue chip*, serta keyakinan pasar terhadap fundamental kinerja kuartal III emiten-emiten besar.
"Secara teknikal, IHSG hari ini berhasil menembus level *resistance* jangka pendek di 8.180. Ini merupakan sinyal kuat untuk *bullish* lanjutan. Kami memproyeksikan IHSG berpotensi menguji level psikologis 8.250 pada sesi penutupan, dengan level *support* kunci berada di 8.150," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.
Sentimen positif terlihat merata di berbagai sektor, dengan sektor keuangan, teknologi, dan energi menjadi motor utama penguatan. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham paling likuid dan memiliki kapitalisasi besar, juga turut menguat signifikan sebesar 0,45 persen. Sejumlah saham perbankan besar dan telekomunikasi menjadi kontributor utama kenaikan poin IHSG di awal sesi perdagangan.
Kinerja apik IHSG ini juga mendapatkan dorongan dari kondisi pasar regional. Mayoritas bursa Asia dibuka menguat, menyusul penutupan positif Wall Street semalam. Pasar merespons baik meredanya ketegangan geopolitik global dan stabilnya harga komoditas utama. Pelaku pasar kini menantikan rilis data ekonomi domestik terbaru sore ini, seperti data perdagangan dan inflasi, yang diharapkan dapat memberikan arah pergerakan pasar selanjutnya.