Keuangan

IHSG Tembus Level Psikologis 7.300 Didorong 'Window Dressing' dan Reli Saham Perbankan Big Cap

IHSG tembus 7.300 didorong ekspektasi window dressing akhir tahun dan reli saham perbankan big cap (BBRI, BMRI, BBNI). Ini analisis dan prospeknya.

Jakarta · Monday, 24 November 2025 13:00 WITA · Dibaca: 25
IHSG Tembus Level Psikologis 7.300 Didorong 'Window Dressing' dan Reli Saham Perbankan Big Cap

Jakarta, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis krusial 7.300 pada perdagangan pekan ini, melanjutkan tren penguatan yang didorong oleh ekspektasi 'window dressing' akhir tahun serta derasnya aksi beli pada saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar (big cap). Penembusan level 7.300 ini menjadi sinyal optimisme pasar menjelang penutupan tahun fiskal.

Kenaikan signifikan IHSG utamanya disokong oleh performa solid dari emiten-emiten sektor keuangan, khususnya bank-bank raksasa yang masuk dalam kategori big caps. Saham-saham seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tercatat menjadi motor penggerak utama indeks, dengan kontribusi poin yang substansial. Sentimen yang mendorong reli ini adalah kinerja keuangan emiten perbankan yang diproyeksikan tetap kuat, seiring dengan potensi pemangkasan suku bunga acuan The Fed dan aliran dana asing yang mulai masuk kembali ke pasar domestik.

Aksi window dressing—strategi manajer investasi dan emiten untuk mempercantik portofolio saham pada akhir periode laporan—secara historis merupakan katalis musiman yang kuat, dan tahun ini momentum tersebut terlihat semakin intensif. Analis menilai, kepercayaan investor domestik dan asing terhadap prospek fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga, yang tercermin dari maraknya aktivitas pasar modal, termasuk antusiasme terhadap penawaran umum perdana (IPO) yang berskala besar.

Meskipun sentimen global, seperti perkembangan perang dagang dan kebijakan suku bunga The Fed, tetap menjadi faktor yang perlu dicermati, peluang IHSG untuk mempertahankan momentum di atas 7.300 hingga menargetkan level 7.400 masih terbuka lebar. Investor disarankan untuk mencermati saham-saham unggulan di sektor perbankan dan konsumer nonsiklikal yang cenderung diuntungkan dari fenomena window dressing. Namun, disiplin dalam merealisasikan keuntungan di awal tahun baru juga penting untuk mengantisipasi potensi aksi ambil untung (profit taking) yang biasa terjadi.

Login IG