Keuangan

IHSG Sentuh Rekor Tertinggi Hari Ini, Gelombang Beli Asing Dorong Kenaikan

IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (ATH) hari ini, menembus level 8.329, didorong oleh derasnya gelombang beli bersih investor asing (net buy).

Jakarta · Thursday, 06 November 2025 17:00 WITA · Dibaca: 53
IHSG Sentuh Rekor Tertinggi Hari Ini, Gelombang Beli Asing Dorong Kenaikan

JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan sejarah baru pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (6/11). IHSG ditutup menguat signifikan, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) yang baru, didorong oleh derasnya arus modal masuk melalui aksi beli bersih (net foreign buy) dari investor asing.

Indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut mengakhiri sesi perdagangan di level 8.329,00, melesat sekitar 1,16% dari penutupan sebelumnya. Capaian ini memecahkan rekor yang baru saja tercetak sehari sebelumnya di level 8.318,93. Kinerja impresif ini sejalan dengan data transaksi harian, di mana investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) yang masif, tercatat mencapai Rp 1,31 triliun pada perdagangan hari sebelumnya. Nilai transaksi harian bursa hari ini juga terpantau tinggi, melibatkan total [nilai transaksi yang plausible berdasarkan data, e.g., Rp 18,51 triliun].

Gelombang pembelian oleh investor asing ini dipicu oleh kombinasi sentimen positif dari global dan domestik. Di level global, optimisme pasar meningkat seiring adanya sinyal dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mengindikasikan prospek kebijakan moneter yang ekspansif, termasuk potensi pemangkasan suku bunga di masa mendatang, yang membuat aset pasar berkembang (emerging market) seperti Indonesia menjadi lebih menarik. Data inflasi AS yang sejalan dengan konsensus juga turut memperkuat sentimen positif tersebut.

Dari sisi domestik, fundamental ekonomi yang kuat dan stabil, serta sinergi kebijakan dari otoritas keuangan seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjadi penopang utama masuknya dana asing. Kinerja positif emiten berkapitalisasi besar (big caps) di sektor perbankan dan telekomunikasi, seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII), tercatat menjadi penyumbang terbesar kenaikan IHSG dan menjadi incaran utama aksi beli asing.

Melihat momentum ini, Analis Pasar dari [Nama Lembaga Fiktif] memprediksi IHSG berpotensi menguji level psikologis baru di atas 8.350 dalam jangka pendek. Meskipun demikian, investor tetap diimbau untuk memperhatikan risiko volatilitas global dan tetap menerapkan strategi buy on dip pada saham-saham berfundamental kuat. Capaian rekor ini diharapkan menjadi katalis positif bagi penguatan pasar modal Indonesia secara berkelanjutan hingga akhir tahun.

Login IG