IHSG Melejit 4,50% Minggu Ini, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.234 Triliun
IHSG melesat 4,50% dalam sepekan (20-24 Okt 2025) ke level 8.271,72, didorong net buy asing Rp6,13 T. Kapitalisasi pasar BEI capai rekor Rp15.234 triliun.
JAKARTA, JClarity – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kinerja luar biasa sepanjang pekan perdagangan 20-24 Oktober 2025. Indeks acuan tersebut melesat signifikan sebesar 4,50%, menutup pekan di level 8.271,72 dari posisi penutupan pekan sebelumnya di 7.915,656. Kinerja impresif ini turut mendorong kapitalisasi pasar bursa menembus rekor baru, tercatat mencapai Rp15.234 triliun.
Kenaikan tajam IHSG dalam sepekan terakhir ini didorong oleh kombinasi sentimen positif dari faktor global dan domestik. Salah satu pendorong utama adalah aksi beli bersih (net buy) investor asing yang kembali masif, tercatat sebesar Rp6,13 triliun di seluruh pasar selama periode tersebut. Arus masuk dana asing ini menandakan meningkatnya kepercayaan global terhadap fundamental pasar modal dan prospek ekonomi Indonesia, bahkan setelah adanya koreksi tipis 0,03% pada penutupan perdagangan Jumat (24/10/2025).
Dari sisi sentimen global, ekspektasi pasar terhadap potensi pelonggaran kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) melalui rencana penurunan suku bunga acuan turut menyuntikkan optimisme pada aset berisiko. Selain itu, meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok juga memberikan dampak positif pada pergerakan pasar saham di kawasan Asia, termasuk Indonesia.
Di ranah domestik, musim rilis laporan keuangan kuartal III tahun 2025 menjadi katalis penting. Sejumlah emiten unggulan (blue chip) dari sektor keuangan dan konsumen dilaporkan mencatatkan kinerja yang resilien dan bertumbuh, di antaranya seperti laba bersih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Secara sektoral, penguatan didominasi oleh sektor Properti dan Real Estate yang melonjak 3,09%, disusul oleh sektor Kesehatan sebesar 1,65%, dan Industri sebesar 1,34%.
Peningkatan IHSG sebesar 4,50% ini sejalan dengan kenaikan nilai kapitalisasi pasar bursa sebesar 3,31%, dari Rp14.746 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp15.234 triliun. Kendati demikian, BEI mencatat adanya penurunan pada aktivitas transaksi harian. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 12,91%, volume transaksi harian merosot 19,70%, dan rata-rata nilai transaksi harian juga menyusut 18,85%, yang mengindikasikan bahwa kenaikan indeks yang cepat ini terjadi di tengah pasar yang cenderung selektif.