Keuangan

Harga Emas Antam Melonjak Rp42.000 Hari Ini, Investor Disarankan Manfaatkan Momentum!

Harga emas Antam melonjak signifikan Rp42.000 hari ini, mencapai Rp1.350.000 per gram. Analis menyarankan investor memanfaatkan momentum kenaikan ini sebagai peluang profit dan lindung nilai.

JAKARTA · Friday, 31 October 2025 16:00 WITA · Dibaca: 46
Harga Emas Antam Melonjak Rp42.000 Hari Ini, Investor Disarankan Manfaatkan Momentum!

JAKARTA, JClarity – Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat, 31 Oktober 2025. Harga emas 24 karat cetakan Antam terpantau melonjak tajam hingga Rp42.000 per gram, membawa harga jualnya menembus level psikologis baru, di tengah sentimen pasar global yang mendukung aset safe haven.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas 1 gram dijual pada posisi Rp1.350.000. Kenaikan masif sebesar Rp42.000 ini menjadikan harga hari ini sebagai rekor tertinggi dalam kuartal terakhir. Selain harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga ikut terkerek naik, tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp45.000, berada di posisi Rp1.240.000 per gram.

Analis pasar komoditas menilai lonjakan harga ini didorong oleh pelemahan substansial Dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global, yang terjadi menyusul rilis data ekonomi AS yang mengindikasikan perlambatan inflasi. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan mendatang, bahkan mulai mempertimbangkan pemangkasan suku bunga di awal tahun depan. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah cenderung membuat harga emas melonjak.

Selain faktor moneter, ketidakpastian geopolitik yang terus memanas di beberapa kawasan, khususnya di Timur Tengah, turut meningkatkan permintaan emas sebagai aset lindung nilai. Investor cenderung memindahkan modalnya ke instrumen yang dianggap minim risiko di tengah bayang-bayang ketegangan global dan prospek resesi di beberapa negara maju.

Dr. Rendra Baskoro, Analis Senior Investasi dari J-Capital Advisory, menyarankan investor untuk cermat dalam memanfaatkan momentum kenaikan ini. “Kenaikan Rp42.000 dalam sehari adalah sinyal kuat dari pasar global. Bagi investor yang sudah memegang emas, ini adalah kesempatan untuk profit taking sebagian atau sekadar melakukan rebalancing portofolio,” ujar Dr. Rendra. “Namun, bagi investor jangka panjang, emas tetap fundamental sebagai alat diversifikasi. Disarankan untuk tetap fokus pada strategi jangka panjang dan tidak terburu-buru melakukan penjualan seluruhnya, mengingat tren global masih mendukung kenaikan harga,” tambahnya.

Meskipun harga emas menunjukkan volatilitas tinggi, tren kenaikan diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir tahun 2025, ditopang oleh potensi stabilisasi suku bunga global dan berlanjutnya ketidakpastian ekonomi. Investor diimbau untuk selalu memantau pergerakan harga harian dan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.

Login IG