Keuangan

Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Lanjutkan Reli 5 Hari Beruntun

Harga emas Antam cetak rekor tertinggi baru di Rp2.237.000/gram pada 1 Oktober 2025, melanjutkan reli kenaikan. Didorong harga emas global dan geopolitik.

Jakarta, 1 Oktober 2025 · Wednesday, 01 October 2025 11:00 WITA · Dibaca: 36
Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Lanjutkan Reli 5 Hari Beruntun

JAKARTA, JClarity – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) pada perdagangan hari ini, Rabu, 1 Oktober 2025. Kenaikan ini melanjutkan tren positif yang sudah terjadi selama beberapa hari terakhir, memperpanjang reli kenaikan harga jual.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas batangan 1 gram dipatok sebesar Rp2.237.000. Angka ini naik tipis sebesar Rp3.000 per gram dibandingkan dengan harga penutupan hari sebelumnya, Selasa (30/9), yang berada di level Rp2.234.000 per gram. Kenaikan harga ini menandai hari kelima beruntun (setelah kenaikan signifikan dari 27 September hingga 1 Oktober) emas Antam bertahan di teritori rekor barunya.

Tak hanya harga jual, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga ikut terkerek naik sebesar Rp3.000, kini berada di level Rp2.084.000 per gram. Harga buyback merupakan harga yang diterima investor jika menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam.

Lonjakan harga emas Antam di pasar domestik ini sejalan dengan sentimen penguatan harga emas global yang juga mencetak rekor. Harga emas dunia di pasar spot dilaporkan telah menembus level US$3.800 per troy ons, didukung oleh sejumlah faktor fundamental dan geopolitik.

Beberapa faktor utama yang mendorong harga logam mulia adalah ketidakpastian pasar global, permintaan yang kuat dari bank-bank sentral dunia sebagai aset aman (safe haven), serta ekspektasi pasar terhadap prospek pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed). Selain itu, eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina, serta kebuntuan politik di AS yang berpotensi menyebabkan shutdown pemerintahan, turut meningkatkan minat investor terhadap emas.

Kenaikan ini menegaskan peran emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) di tengah fluktuasi ekonomi dan ketidakstabilan politik global. Analis memperkirakan, dengan asumsi kurs Rupiah saat ini, harga emas Antam di pasar domestik masih memiliki potensi untuk terus meningkat, bahkan diproyeksikan bisa mencapai kisaran Rp2,4 juta hingga Rp2,5 juta per gram.

Login IG