Sains

Eropa Kembangkan Protein dari Udara dan Urine untuk Makanan Astronot.

ESA kembangkan proyek HOBI-WAN untuk produksi Solein, protein bubuk dari udara dan urea (urine) astronot. Inovasi ini demi kemandirian pangan misi ke Mars & Bulan.

Jakarta · Thursday, 27 November 2025 22:00 WITA · Dibaca: 21
Eropa Kembangkan Protein dari Udara dan Urine untuk Makanan Astronot.

Jakarta, JClarity – Badan Antariksa Eropa (ESA) meluncurkan sebuah proyek percontohan yang inovatif untuk mengatasi tantangan logistik pangan dalam misi antariksa jangka panjang ke Bulan dan Mars. Proyek ini berfokus pada pengembangan protein bubuk yang dapat diproduksi di luar angkasa dengan memanfaatkan sumber daya minimal, termasuk udara dan limbah tubuh astronot, khususnya urea dari urine.

Inisiatif ini diberi nama HOBI-WAN (Hydrogen Oxidizing Bacteria In Weightlessness As a source of Nutrition) dan didanai melalui Program Eksplorasi Terrae Novae milik ESA. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemandirian (otonomi) dan ketahanan pangan kru dalam penerbangan antariksa berawak, di mana pengiriman pasokan makanan dari Bumi dianggap tidak praktis, mahal, dan tidak efisien untuk perjalanan yang jauh.

Solusi yang diuji coba adalah Solein, bubuk protein serbaguna yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi pangan Finlandia, Solar Foods. Solein diproduksi melalui proses fermentasi gas dengan bantuan mikroba (spesies Xanthobacter), udara, dan listrik. Di Bumi, proses ini menggunakan amonia sebagai sumber nitrogen. Namun, di luar angkasa, para ilmuwan berencana menggantinya dengan urea, senyawa organik utama yang ditemukan dalam urine manusia.

Angelique Van Ombergen, kepala ilmuwan eksplorasi ESA, menyatakan bahwa untuk menjalankan misi jangka panjang di Bulan atau bahkan suatu hari ke Mars, “dibutuhkan solusi inovatif dan berkelanjutan agar dapat bertahan hidup dengan pasokan terbatas.” Proyek ini diklaim bertujuan untuk mengembangkan sumber daya kunci yang akan meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan para astronot.

Protein Solein diklaim memiliki profil nutrisi yang sangat baik, mengandung sekitar 78% protein (termasuk sembilan asam amino esensial), 6% lemak tak jenuh, 10% serat makanan, serta kaya akan zat gizi mikro seperti zat besi dan Vitamin B12. Bubuk ini dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, mulai dari alternatif daging hingga pasta.

Proyek HOBI-WAN melibatkan Solar Foods dan kontraktor utama OHB System AG. Fase awal, yang berlangsung selama delapan bulan, akan fokus pada pengembangan model ilmiah berbasis darat. Selanjutnya, teknologi tersebut akan diadaptasi menjadi sistem yang kompak dan otomatis untuk diuji dalam kondisi gravitasi mikro di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pengujian di ISS sangat penting karena perilaku gas dan cairan dalam mikrogravitasi dapat memengaruhi transportasi nutrisi dan gas untuk mikroba.

Wakil Presiden Senior Bidang Antariksa dan Pertahanan Solar Foods, Arttu Luukanen, menambahkan bahwa tujuan utama proyek ini adalah mengonfirmasi bahwa mikroorganisme Solein dapat tumbuh di lingkungan antariksa seperti di Bumi dan merintis teknologi fermentasi gas dalam gravitasi mikro, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Jika berhasil, Solein ditargetkan dapat digunakan secara luas oleh badan antariksa pada tahun 2035.

Login IG