Keuangan

Ekonomi RI Kuartal III/2025 Tumbuh 5,04%: Menkeu Klaim APBN Efektif Jaga Daya Beli.

Ekonomi RI Q3 2025 tumbuh 5,04%. Menkeu mengklaim APBN sukses menjaga daya beli dan konsumsi rumah tangga di tengah tantangan global.

JAKARTA · Friday, 07 November 2025 05:00 WITA · Dibaca: 39
Ekonomi RI Kuartal III/2025 Tumbuh 5,04%: Menkeu Klaim APBN Efektif Jaga Daya Beli.

JAKARTA, JClarity – Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi mengumumkan bahwa perekonomian Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,04% year-on-year (YoY) pada Kuartal III (Q3) tahun 2025. Angka pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) ini, yang sedikit berada di atas ekspektasi pasar, langsung direspons oleh Menteri Keuangan (Menkeu), yang mengklaim efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai penopang utama daya beli masyarakat dan stabilisasi ekonomi domestik.

Menkeu dalam konferensi pers menyoroti bahwa capaian pertumbuhan 5,04% ini merupakan bukti nyata ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang masih intensif, termasuk tingginya suku bunga acuan di negara-negara maju dan fragmentasi geopolitik. "Kami melihat komponen Konsumsi Rumah Tangga (KRT) tetap menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan solid, didukung oleh transfer APBN yang tepat sasaran," ujar Menkeu.

Klaim efektivitas APBN ini didasarkan pada strategi kebijakan fiskal yang berfokus pada perlindungan sosial dan subsidi energi. Menkeu merincikan, penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang dipercepat dan diperluas, serta subsidi energi dan pangan yang masif, telah berfungsi sebagai buffer (penyangga) krusial. Mekanisme ini dinilai berhasil menahan laju inflasi harga di tingkat konsumen, khususnya pada barang-barang pokok, sehingga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan, tetap terjaga.

Dari sisi penawaran, pertumbuhan Q3/2025 didorong oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, dan sektor jasa. Sementara itu, komponen investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto/PMTB) juga menunjukkan kinerja yang stabil, meskipun tidak sekuat KRT, menandakan kepercayaan investor domestik dan asing terhadap prospek jangka menengah Indonesia masih terjaga. Kendati demikian, kinerja ekspor tercatat melambat akibat permintaan global yang stagnan dan turunnya harga komoditas unggulan.

Melihat tren Q3/2025, pemerintah optimistis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun penuh 2025 yang diproyeksikan berada dalam kisaran 5,1%. Menkeu menambahkan, fokus APBN pada kuartal IV akan tetap diarahkan pada penyelesaian proyek-proyek infrastruktur prioritas dan menjaga momentum konsumsi menjelang akhir tahun, sembari mencermati potensi risiko eksternal yang dapat mempengaruhi stabilitas nilai tukar Rupiah dan neraca perdagangan.

Login IG