Sains

Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars, Buktikan Fenomena Tak Terduga.

Perseverance NASA deteksi 'petir mini' di Mars di tengah badai debu. Temuan ini buktikan aktivitas listrik tak terduga di atmosfer Planet Merah.

Jakarta · Sunday, 30 November 2025 09:00 WITA · Dibaca: 22
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars, Buktikan Fenomena Tak Terduga.

JAKARTA, JClarity – Sebuah penemuan ilmiah yang mengejutkan telah membuktikan keberadaan aktivitas listrik di Planet Merah. Wahana penjelajah milik Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), Perseverance, berhasil mendeteksi fenomena yang diyakini sebagai ‘petir mini’ di Mars, yang terjadi di tengah badai debu yang sering melanda permukaan planet tersebut. Temuan ini, yang telah lama diperdebatkan oleh para ilmuwan, membuka babak baru dalam penelitian atmosfer Mars.

Deteksi penting ini, yang dilaporkan dalam jurnal Nature pada 26 November 2025, dilakukan secara tidak sengaja melalui instrumen mikrofon sensitif yang dipasang pada wahana Perseverance, yang dikenal sebagai SuperCam. Tim peneliti internasional, dipimpin oleh Baptiste Chide dari Institut Penelitian Astrofisika dan Planetologi (IRAP) di Prancis, menganalisis 28 jam rekaman audio yang dikumpulkan selama dua tahun Mars, atau hampir empat tahun Bumi.

Hasilnya, tim mendokumentasikan 55 peristiwa pelepasan muatan listrik kecil—mirip dengan listrik statis di Bumi—yang dijuluki ‘petir mini’ karena ukurannya yang hanya berskala sentimeter. Pelepasan triboelektrik ini, yang terjadi sekitar dua meter dari mikrofon, sebagian besar bertepatan dengan berlalunya badai debu dan pusaran debu (dust devils). Fenomena ini muncul karena gesekan antara butiran debu dan pasir yang bergerak cepat di atmosfer Mars, yang kemudian menghasilkan muatan listrik.

“Ini seperti menemukan potongan puzzle yang hilang,” ujar Baptiste Chide. Penemuan ini sangat signifikan karena selama lima dekade, para ilmuwan telah mencari bukti pasti tentang aktivitas listrik dan petir di Mars, meskipun simulasi laboratorium telah lama mengindikasikan kemungkinan tersebut. Walaupun deteksi ini bukan petir besar seperti di Bumi, namun mengindikasikan bahwa pelepasan muatan terjadi secara teratur selama kondisi berangin dan badai debu di Mars.

Implikasi dari penemuan ini sangat luas. Aktivitas listrik di atmosfer Mars dapat memicu reaksi kimia yang berpotensi memengaruhi pencarian kehidupan di Planet Merah, serta menimbulkan risiko elektromagnetik bagi peralatan robotika dan misi berawak di masa depan. Temuan ini menegaskan kembali bahwa Mars masih menyimpan banyak misteri dan membuka bidang investigasi ilmiah yang sepenuhnya baru bagi komunitas astrofisika.

Login IG