Pendidikan

Dinas Pendidikan Jabar Tetapkan Jam Masuk Sekolah Lebih Pagi Mulai Pekan Ini, Sebab...

Disdik Jabar menetapkan jam masuk sekolah lebih pagi mulai pekan ini. Kebijakan ini diambil untuk mengurai kemacetan lalu lintas dan meningkatkan disiplin siswa.

BANDUNG · Sunday, 09 November 2025 17:00 WITA · Dibaca: 55
Dinas Pendidikan Jabar Tetapkan Jam Masuk Sekolah Lebih Pagi Mulai Pekan Ini, Sebab...

BANDUNG, JClarity – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) secara resmi mulai memberlakukan kebijakan jam masuk sekolah lebih pagi bagi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh wilayah Jawa Barat, terhitung mulai pekan ini. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di sejumlah kota besar, serta bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan disiplin siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, dalam keterangan persnya di Bandung, menjelaskan bahwa penyesuaian jam masuk ini merupakan tindak lanjut dari kajian mendalam terkait kondisi sirkulasi kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari. Jam masuk sekolah yang semula pukul 07.00 WIB, kini dimajukan menjadi pukul 06.30 WIB. Penyesuaian ini diharapkan mampu memecah kepadatan arus lalu lintas dan memberikan waktu yang lebih optimal bagi siswa untuk mempersiapkan diri.

“Fokus utama kita adalah efisiensi waktu dan lingkungan. Dengan masuk lebih pagi, kita memberikan ruang bagi transportasi publik dan kendaraan pribadi lain di jam 7 pagi, mengurangi titik tumpu kemacetan,” ujar Kepala Disdik Jabar. “Selain itu, inisiatif ini juga selaras dengan upaya pembentukan karakter dan disiplin, melatih siswa untuk lebih menghargai waktu dan bertanggung jawab atas kedatangan tepat waktu mereka,” tambahnya.

Kebijakan ini telah disosialisasikan secara bertahap kepada seluruh kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan orang tua siswa sejak minggu sebelumnya. Meskipun muncul beragam respons dari wali murid terkait kesiapan logistik dan rutinitas keluarga, Disdik Jabar memastikan bahwa penyesuaian ini telah dipertimbangkan masak-masak dengan memperhatikan kondisi geografis dan akses transportasi di berbagai daerah.

Pihak Disdik Jabar juga menegaskan akan melakukan evaluasi berkala selama masa uji coba kebijakan ini. Sekolah diminta untuk aktif melaporkan kendala dan perkembangan yang terjadi di lapangan, guna memastikan implementasi berjalan lancar tanpa mengganggu kesehatan fisik maupun mental para siswa. Implementasi penuh ini ditargetkan rampung di seluruh sekolah naungan Pemprov Jabar dalam bulan ini.

Login IG