Sains

BPOM Luncurkan Sistem Izin Edar Obat-Makanan Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

BPOM meluncurkan Sistem Izin Edar Obat-Makanan Berbasis AI pertama di Indonesia untuk percepatan registrasi, meningkatkan efisiensi, dan pengawasan.

Jakarta · Saturday, 29 November 2025 06:00 WITA · Dibaca: 27
BPOM Luncurkan Sistem Izin Edar Obat-Makanan Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

JAKARTA, JClarity – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi meluncurkan Sistem Izin Edar Obat dan Makanan Berbasis Kecerdasan Buatan (AI), sebuah terobosan transformatif yang dirancang untuk mempercepat proses registrasi dan sertifikasi produk secara signifikan. Inovasi ini diklaim sebagai lompatan besar layanan publik pertama berbasis AI di Indonesia dan telah dicatatkan di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., dalam acara peluncuran di Jakarta pada Jumat (28/11/2025), menyatakan bahwa pemanfaatan AI adalah keniscayaan seiring pesatnya perkembangan sains dan teknologi. Sistem baru ini bertujuan untuk mengatasi tantangan layanan registrasi, termasuk waktu pemrosesan yang lama dan kompleksitas regulasi, serta mewujudkan layanan yang akurat, efisien, dan akuntabel.

Sistem AI yang diterapkan berfungsi dengan melakukan analisis dan verifikasi data otomatis dengan tingkat akurasi tinggi. AI menyimpan standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan, memungkinkan deteksi otomatis terhadap kandungan yang dilarang—seperti merkuri dalam kosmetik—sejak tahap pengajuan.

Menurut Prof. Taruna Ikrar, AI akan berperan sebagai mitigasi awal. “Kalau dia tidak sesuai standar, pasti tertolak,” tegasnya. Apabila produk lolos filter tahap pertama, BPOM tetap memperkuat mitigasi lainnya, yaitu melalui sistem surveilans pascaedar (post-marketing) yang didukung oleh direktorat siber dan intelijen untuk pengawasan acak.

Implementasi awal Sistem Izin Edar Berbasis AI ini difokuskan pada registrasi produk obat bahan alam dan kosmetik. BPOM berencana untuk menerapkan sistem ini secara bertahap ke produk-produk lain, termasuk obat herbal terstandar, suplemen kesehatan, pangan, dan pada akhirnya, obat-obatan. Peluncuran ini juga sejalan dengan upaya BPOM dalam memperkuat Program Orang Tua Angkat (OTA) UMKM untuk mendorong produk obat bahan alam dan kosmetik dalam negeri agar 'naik kelas', menunjukkan komitmen ganda BPOM terhadap reformasi pengawasan dan penguatan industri lokal.

Login IG