Keuangan

Bersiap! BCA Bakal Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Hingga Rp 5 Triliun.

BCA (BBCA) mengumumkan rencana buyback saham senilai maksimal Rp 5 triliun mulai 22 Oktober 2025 hingga 19 Januari 2026 untuk stabilisasi harga dan kepercayaan investor.

Jakarta · Tuesday, 21 October 2025 18:00 WITA · Dibaca: 53
Bersiap! BCA Bakal Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Hingga Rp 5 Triliun.

JAKARTA, JClarity – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (shares buyback) Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp 5 triliun. Aksi korporasi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham di tengah fluktuasi pasar modal dan meningkatkan kepercayaan investor.

Corporate Secretary BBCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, dalam keterbukaan informasi di BEI, menyatakan bahwa periode buyback akan dimulai efektif sejak 22 Oktober 2025 hingga 19 Januari 2026. Periode ini merupakan jangka waktu maksimal tiga bulan terhitung sejak tanggal keterbukaan informasi, kecuali Perseroan mengakhirinya lebih cepat.

Executive Vice President Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menambahkan bahwa aksi korporasi ini sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk POJK Nomor 13 Tahun 2023. Buyback ini akan dilaksanakan melalui pasar reguler di BEI dengan menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perantara.

BCA menetapkan batas harga pembelian kembali saham maksimal sebesar Rp 9.200 per lembar. Perseroan juga memastikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dan saham yang beredar (free float) tidak akan kurang dari 7,5% dari modal disetor setelah pelaksanaan buyback.

Dari sisi pendanaan, dana untuk buyback ini akan bersumber sepenuhnya dari kas internal perusahaan, sehingga dipastikan tidak akan ada tekanan tambahan terhadap struktur permodalan maupun arus kas operasional bank. Manajemen BCA memproyeksikan, dampak buyback terhadap kinerja keuangan dan kegiatan usaha Perseroan akan minimal. Bahkan, dengan asumsi pembelian maksimal, rasio Return on Equity (ROE) BCA berpotensi meningkat dari 24,56% menjadi 25,02%, sementara rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) hanya turun tipis.

Pengumuman rencana buyback ini disambut positif oleh pasar. Harga saham BBCA menguat signifikan setelah pengumuman, yang juga bertepatan dengan rilis kinerja Kuartal III-2025 di mana BCA mencatat laba bersih sebesar Rp 43,4 triliun, meningkat 5,7% secara tahunan (YoY). Penguatan harga saham ini menunjukkan respons pasar yang optimistis terhadap langkah stabilisasi yang diambil oleh manajemen.

Login IG