Sains

Astronom Temukan Quipu, Struktur Tunggal Terbesar di Alam Semesta.

Astronom temukan 'Quipu,' filamen supergalaksi sepanjang 1,3 miliar tahun cahaya dengan massa 200 kuadriliun matahari, menjadi struktur terbesar di alam semesta.

Jakarta · Friday, 05 December 2025 13:00 WITA · Dibaca: 24
Astronom Temukan Quipu, Struktur Tunggal Terbesar di Alam Semesta.

JAKARTA, JClarity – Para astronom internasional telah mengumumkan penemuan superstruktur kosmik tunggal terbesar yang pernah teridentifikasi, sebuah formasi raksasa yang diberi nama “Quipu.” Struktur filamen galaksi yang sangat kompleks ini membentang hingga sekitar 1,3 miliar tahun cahaya, menantang pemahaman standar mengenai homogenitas alam semesta pada skala terbesar.

Quipu didefinisikan sebagai superstruktur yang tersusun dari gugus-gugus dan gugusan dari gugus-gugus galaksi. Struktur ini memiliki massa yang luar biasa, diperkirakan mencapai 200 kuadriliun kali massa Matahari. Nama 'Quipu' diambil dari sistem pencatatan yang menggunakan tali bersimpul oleh suku Inca kuno, yang dipilih karena strukturnya yang rumit dan saling terhubung, menyerupai satu filamen utama yang panjang dengan banyak filamen samping yang menyebar darinya.

Penemuan yang diterbitkan dalam sebuah makalah pracetak pada 31 Januari 2025 dan telah diterima untuk publikasi di jurnal Astronomy & Astrophysics ini, menjadi sorotan komunitas ilmiah. Struktur ini melampaui pemegang rekor sebelumnya seperti supergugus Laniakea, yang 'hanya' membentang sekitar 520 juta tahun cahaya. Quipu ditemukan dalam rentang pergeseran merah (redshift) antara 0,3 hingga 0,6, menempatkannya pada jarak sekitar 425 juta hingga 815 juta tahun cahaya dari Bumi.

Ukuran Quipu yang masif dan panjangnya yang ekstrem menimbulkan tantangan signifikan terhadap Prinsip Kosmologis Albert Einstein. Prinsip ini adalah asumsi dasar dalam kosmologi modern yang menyatakan bahwa alam semesta, pada skala besar, bersifat homogen dan tampak sama dari setiap sudut pandang. Roger Clowes, seorang pemimpin tim penelitian sebelumnya yang menemukan struktur besar lainnya, mencatat bahwa penemuan seperti ini sangat menarik karena bertentangan dengan pemahaman yang ada tentang skala alam semesta.

Studi yang mengarah pada penemuan Quipu merupakan bagian dari upaya jangka panjang para astronom untuk memetakan distribusi materi di alam semesta, khususnya pada rentang pergeseran merah yang lebih jauh. Hasil penelitian ini mendorong para ilmuwan untuk mengevaluasi kembali Model Kosmologi Standar dan mekanisme pembentukan struktur kosmik pada masa awal alam semesta. Selain Quipu, tim peneliti juga mengidentifikasi empat superstruktur raksasa lain di dekatnya, menandakan adanya jaringan kosmik yang lebih padat dan kompleks dari yang diperkirakan.

Login IG