Sains

Asteroid Setinggi Gedung Pencakar Langit Tersembunyi di Silau Matahari

Penemuan asteroid '2025 SC79' seukuran gedung pencakar langit yang tersembunyi di silau Matahari. Benda langit Atira ini memiliki orbit tercepat kedua di tata surya.

JAKARTA · Friday, 24 October 2025 06:00 WITA · Dibaca: 56
Asteroid Setinggi Gedung Pencakar Langit Tersembunyi di Silau Matahari

JAKARTA, JClarity – Para astronom baru-baru ini mengumumkan penemuan sebuah asteroid raksasa yang dijuluki 'setinggi gedung pencakar langit' yang telah lama bersembunyi di area yang sulit diamati: di dalam silau Matahari. Benda langit yang diberi nama resmi 2025 SC79 ini diperkirakan memiliki lebar sekitar 700 meter (sekitar 2.300 kaki) dan telah menarik perhatian dunia karena kecepatannya yang hampir memecahkan rekor dan lokasinya yang berada di dalam orbit Venus.

Penemuan signifikan ini dilakukan oleh tim astronom yang dipimpin oleh Scott Sheppard dari Carnegie Institution for Science. Asteroid ini pertama kali terdeteksi pada 27 September 2025, menggunakan Dark Energy Camera pada Teleskop Blanco 4 meter di Observatorium Inter-Amerika Cerro Tololo di Chili. Mengingat lokasinya yang sangat dekat dengan Matahari, pengamatan hanya dapat dilakukan selama jendela waktu yang sempit saat senja (twilight), menjadikannya bagian dari kelompok langka yang dikenal sebagai ‘asteroid senja’ (twilight asteroids).

Keunikan 2025 SC79 terletak pada orbitnya. Asteroid ini mengelilingi Matahari hanya dalam waktu 128 hari, menjadikannya benda dengan periode orbit tercepat kedua yang diketahui di Tata Surya, hanya kalah dari 2021 PH27 (113 hari) dan planet Merkurius (88 hari). Objek ini juga merupakan salah satu dari hanya dua asteroid yang diketahui mengorbit sepenuhnya di dalam jalur orbit Venus, bahkan terkadang menyilang jalur orbit Merkurius.

Meskipun orbit 2025 SC79 saat ini tidak bersinggungan langsung dengan Bumi—karena terletak di dalam orbit planet kita—ukurannya yang besar menyoroti tantangan pertahanan planet. Asteroid berukuran 700 meter masih dianggap sangat berbahaya jika suatu hari nanti orbitnya bergeser dan menabrak Bumi, karena potensi kerusakannya jauh lebih besar daripada asteroid 'pembunuh kota' yang lebih kecil. Para astronom menekankan bahwa asteroid yang paling berbahaya adalah yang paling sulit dideteksi karena tersembunyi oleh silau Matahari, sehingga proyek pengamatan saat senja seperti yang dilakukan Sheppard sangat penting untuk mengidentifikasi ancaman tersembunyi di masa depan.

Login IG