Sains

Analisis Terbaru Buktikan Nanotyrannus Bukan Anak T-rex, Tetapi Spesies Dinosaurus Baru yang Spesifik.

Analisis komprehensif terbaru oleh tim paleontolog internasional membuktikan bahwa Nanotyrannus lancensis adalah spesies dinosaurus baru yang spesifik, bukan hanya T-rex muda.

JAKARTA · Thursday, 06 November 2025 12:00 WITA · Dibaca: 47
Analisis Terbaru Buktikan Nanotyrannus Bukan Anak T-rex, Tetapi Spesies Dinosaurus Baru yang Spesifik.

JAKARTA, JClarity – Kontroversi panjang yang melanda komunitas paleontologi mengenai identitas dinosaurus kecil yang dikenal sebagai Nanotyrannus lancensis telah mencapai titik balik signifikan. Sebuah analisis komprehensif terbaru, yang melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap spesimen fosil, menyimpulkan bahwa Nanotyrannus bukanlah sekadar versi remaja dari Tyrannosaurus rex (T-rex), melainkan spesies tyrannosaurid baru yang spesifik dan berbeda.

Studi yang diterbitkan oleh tim paleontolog internasional ini fokus pada histologi (analisis cincin pertumbuhan tulang) dan morfologi (bentuk fisik) dari kerangka yang sering diperdebatkan. Selama bertahun-tahun, banyak ilmuwan meyakini bahwa spesimen seperti 'Jane' yang terkenal—seekor dinosaurus kecil yang memiliki kemiripan dengan T-rex—hanyalah T-rex muda pada fase pertumbuhan cepat. Namun, data terbaru menyanggah hipotesis ini.

Para peneliti menemukan bahwa pola pertumbuhan tulang pada Nanotyrannus menunjukkan bahwa spesimen tersebut sudah mendekati kedewasaan atau telah dewasa secara fisik, namun tetap berukuran jauh lebih kecil dari T-rex dewasa. Ini bertentangan dengan laju pertumbuhan eksplosif yang diharapkan dari T-rex remaja. Selain itu, perbedaan krusial ditemukan pada struktur rahang, jumlah gigi, dan bentuk tulang belulang tertentu yang tidak dapat dijelaskan hanya sebagai variasi usia.

Morfologi gigi Nanotyrannus, misalnya, memiliki lebih banyak gigi yang berbentuk pisau dan terkompresi lateral dibandingkan T-rex, yang giginya lebih tebal dan dirancang untuk menghancurkan tulang. Perbedaan ini menunjukkan adaptasi pola makan dan ekologi yang berbeda antara kedua predator tersebut. Jika Nanotyrannus adalah T-rex muda, struktur gigi tersebut seharusnya berubah seiring bertambahnya usia, mengikuti pola pertumbuhan yang telah dipetakan pada anggota famili Tyrannosauridae lainnya, namun hal ini tidak terlihat.

Penemuan ini tidak hanya menetapkan Nanotyrannus lancensis sebagai spesies sah yang berdiri sendiri, tetapi juga berpotensi merombak pemahaman kita tentang keanekaragaman predator puncak pada Periode Kapur Akhir di Amerika Utara. Adanya dua spesies tyrannosaurid yang berbeda ukuran di ekosistem yang sama menunjukkan pembagian relung ekologi yang lebih kompleks dari yang diperkirakan sebelumnya. Meskipun perdebatan ilmiah kemungkinan akan terus berlanjut, analisis terbaru ini memberikan bukti terkuat hingga saat ini untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung selama beberapa dekade tersebut.

Login IG