Keuangan

**Aliran Modal Asing Masuk Rp 14,08 Triliun ke Pasar Keuangan Domestik Pekan Pertama Desember**

Modal asing masuk (inflow) bersih Rp 14,08 triliun ke pasar keuangan domestik RI pada 1-4 Desember 2025, didorong pembelian SRBI, Saham, dan SBN, kata BI.

JAKARTA · Saturday, 06 December 2025 16:00 WITA · Dibaca: 22
**Aliran Modal Asing Masuk Rp 14,08 Triliun ke Pasar Keuangan Domestik Pekan Pertama Desember**

JAKARTA, JClarity – Pasar keuangan domestik Indonesia kembali menunjukkan daya tariknya bagi investor asing. Bank Indonesia (BI) mencatat adanya aliran modal asing masuk (capital inflow) bersih sebesar Rp 14,08 triliun pada pekan pertama Desember 2025, tepatnya dalam periode transaksi 1 hingga 4 Desember 2025.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa aliran masuk bersih (net buy) yang signifikan ini tersebar di tiga instrumen utama. Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai beli bersih mencapai Rp 10,92 triliun. Sementara itu, modal asing masuk bersih di pasar saham tercatat sebesar Rp 2,11 triliun dan di Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 1,06 triliun.

Peningkatan aliran modal asing ini mengindikasikan sentimen positif pelaku pasar terhadap aset keuangan domestik Indonesia, seiring dengan membaiknya persepsi risiko. Hal ini tercermin dari premi risiko investasi Indonesia, yaitu Credit Default Swaps (CDS) 5 tahun, yang mengalami penurunan dari 72,45 basis poin (bps) pada 28 November 2025 menjadi 71,18 bps per 4 Desember 2025.

Selain itu, perkembangan di pasar global dan domestik turut mendukung kestabilan. Nilai tukar Rupiah pada akhir hari Kamis, 4 Desember 2025, ditutup stabil pada level (bid) Rp 16.640 per dolar Amerika Serikat (AS), dan dibuka pada level yang sama pada pagi hari Jumat, 5 Desember 2025. Sementara itu, imbal hasil (yield) SBN tenor 10 tahun tercatat turun/stabil pada level 6,18 persen. Secara global, Indeks Dolar AS (DXY) terpantau melemah ke level 98,99 pada akhir perdagangan Kamis (4/12/2025).

Meskipun mencatatkan aliran masuk yang kuat di awal Desember, secara kumulatif sepanjang tahun 2025 (year-to-date) hingga 4 Desember, investor nonresiden masih mencatatkan jual bersih (net sell) di sejumlah instrumen. Jual bersih tercatat sebesar Rp 27,93 triliun di pasar saham, Rp 2,79 triliun di pasar SBN, dan Rp 122,14 triliun di SRBI.

Menyikapi perkembangan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya. Ramdan Denny Prakoso menyatakan bahwa BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Login IG